Gisel Beri Nama Kudanya Aisyah, Gus Umar: Pelaku Video P*rno Ini Kurang Ajar!

  • Asli si gisel ini tak punya adab. Nama istri Nabi Muhammad dia beri nama kudanya
  • Bolehkah Menamai Hewan Kesayangan/Piaraan dengan Nama-Nama Manusia?
  • Dalam Kitab biografi Imam Abu Hanifah disebutkan ada tetangganya yang beragama Syiah. Orang Syiah itu menamai dua keledainya dengan Abu Bakar dan Umar (karena memang syiah sangat benci kepada dua sahabat Nabi terkemuka itu). Ternyata akhirnya orang syiah itu mati mengenaskan karena diserang oleh keledainya yang dinamai nama sahabat Nabi itu.

Silakan simak ini.

***

Gisel Beri Nama Kudanya Aisyah, Gus Umar: Pelaku Video P*rno Ini Kurang Ajar!

 


 

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Sadat Hasibuan atau Gus Umar geram dengan artis Gisella Anastasia. Pasalnya, mantan Istri Gading Martin itu menamakan kuda peliharaannya dengan nama Aisyah.

 

Nama tersebut, mirip nama Istri Nabi Muhammad SAW, Siti Aisyah. Gus Umar menilai Gisella kurang ajar.

 

“Asli Si Gisel pelaku video porno kurang ajar banget nama kuda dibikin nama istri Nabi Muhammad,” tulis Gus Umar di Twitter-nya, Senin (7/6).

 

Seperti dilihat di akun Instagram Gisella, menamakan kuda peliharaannya dengan nama Aisyah.

 

Dia mengunggah video rekaman anaknya, Gempi, yang sedang belajar naik kuda tersebut.

 

Keinjek Aisyah. Ga janjian siih waktu kaki gempi turun, eh si Aisyah mundur dikit.. Untung emang pake sepatu yang proper, jadi no drama,” tulis Gisella dilihat di Instagram-nya.

 

Video itu diprotes netizen sebab nama Aisyah merupakan nama Istri Nabi Muhammad SAW. Melihat banyak yang protes, Gisella kemudian membatasi kolom komentarnya. []

Asli si gisel ini tak punya adab. Nama istri Nabi Muhammad dia beri nama kudanya. pic.twitter.com/0Yv8Z7DwyP

— All Chelsea we Love You (@Umar_AlChelsea) June 7, 2021

@geloranews

7 Juni 2021

***

Bolehkah Menamai Hewan Kesayangan/Piaraan Dengan Nama-Nama Manusia?

July 10, 2020


  • Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah berkata:

” Tidak boleh menamai hewan ternak atau hewan lainnya dengan nama manusia. Berdasarkan firman Allah taala:

{ وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ} [الإسراء: 70]

” Dan sungguh kami telah memuliakan Bani Adam.”. Dan keharaman tersebut akan semakin bertambah, jika nama yang dipakai untuk menamai hewan tersebut adalah nama nabi atau nama sahabat, padahal hewan yang diberi nama adalah hewan yang najis…”

Kitab Mu’jamul Manahi Al-Lafdziyyah (hal. 82)
https://fahmiakbar.com/

***

Hati-hati dalam Memberi Nama Hewan


Di dalam buku biografi Imam Abu Hanifah, ada satu kisah menggelitik tentang tetangga beliau yang mengikuti Syiah.

Tetangga Imam Abu Hanifah ini memelihara dua ekor keledai yang dinamainya dengan Abu Bakar dan Umar.

Sudah dapat ditebak, ia memberi nama hewan peliharaannya dengan dua nama sahabat kesayangan Rasulullah ini bukan sebagai penghormatan atas keduanya, melainkan sebuah penghinaan karena menyejajarkan dengan hewan yang kerap dijadikan sebagai simbol kebodohan.

Qaddarullah, suatu saat terdengar kabar meninggalnya syiah ini akibat serangan salah satu dari dua keledainya.

Berita kematian ini sampai pada Imam Abu Hanifah, kemudian beliau pun meminta tetangga lain untuk menyelidiki keledai mana yang menyerangnya, dan beliau mengatakan

“Selidikilah, aku menduga keledai yang ia beri nama Umar lah yang telah membunuhnya.”

Orang-orang pun menyelidikinya, dan benar ternyata keledai yang diberi nama Umar lah yang telah membunuh syiah ini.

Bisa jadi Imam Abu Hanifah menduga bahwa yang menyerang adalah keledai yang diberi nama Umar karena memang Umar adalah seorang sahabat yang sangat tegas penentangannya dalam hal munkar, dan di bawah kepemimpinan beliaulah kerajaan Persia ditumbangkan.

Dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran, sesayang apapun kita dengan hewan peliharaan jangan sampai kita memberinya nama dengan nama yang melecehkan simbol-simbol Islam.

Karena hewan itu pun tidak ridha dengan penamaan itu. Apalagi sampai memberi nama hewan sebagai sebuah olok-olokan.

Na’udzubillahi min dzalik.

Sumber: curhatmuslimah.com

 

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 217 kali, 1 untuk hari ini)