Demo tolak UU Ormas (IST)


Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama meminta rakyat tidak memilih partai pendukung Ormas Islam.

“Kami menyerukan agar partai pendukung UU Ormas tak dipilih pada Pemilu nanti,” kata ketua GNPF ulama, Bachtiar Natsir, di Hotel Sahid, Senin (30/10).

Bachtiar mengatakan ada tiga alasan utama ormas Islam untuk tidak memberikan dukungan terhadap parpol yang mendukung pengasahan perpu menjadi UU tersebut yakni

“Pertama bahwa ajaran Islam mewajibkan menentang dan mencegah setiap kedzaliman maupun kemungkaran yang terjadi,” jelasnya.

Kemudian lanjut dia, dari sisi lain bahwa proses lahirnya undang-undang tentang ormas tidak sesuai dengan prosedural dalam proses politik dan menurutnya tidak memenuhi unsur yang berlaku.

“Kedua sudut aspek konstitusional, proses politik yang melahirkan peraturan perundang undangan tersebut tidak dapat diterima sebagai proses politik yang dibenarkan menurut ukuran legal formal konstitusional yaitu tidak terpenuhinya unsur syarat syarat untuk dapat ditertibkan nya sebuah perpu. Begitu juga dalam proses politik pengesahan perpu menjadi undang undang terkesan telah terjadi pemaksaan dari rezim yang tengah berkuasa yang akan menggunakan perpu pembubaran ormas tersebut sebagai senjata mengekang kebebasan dan bertentangan dengan pembukaan UUD negara RI 1945,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa yang paling mendasar ialah mengenai subtansi yang merugikan ormas Islam atas telah diterapkannya Perppu Ormas menjadi UU kedepannya akan mengekang dan membatasi syiar Islam.

“Ketiga GNPF ulama dan ormas ormas Islam memandang bahwa subtansi dari perpu yang telah disahkan menjadi UU ormas tersebut sangat merugikan umat Islam karena cenderung ditujukan untuk membatasi dan mengekang dakwah Islam,” tegasnya.

Sumber : suaranasional.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 711 kali, 1 untuk hari ini)