Gubernur Aceh Izinkan Shalat Idul Adha Berjamaah, Khutbah Maksimal 15 Menit


Foto: Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Agus Setyadi/detikcom)

Jakarta – 

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengizinkan masyarakat melaksanakan Shalat Idul Adha secara berjamaah di masjid atau lapangan. Namun, penyampaian khutbah dibatasi maksimal 15 menit.

“Dalam hal Shalat Hari Raya Idul Adha dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid/musala wajib menerapkan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat,” kata Karo Humas Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

 

Aturan itu, kata Iswanto tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 440/12216 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan kurban tahun 1442/2021 M. SE itu diteken Nova dan ditujukan ke berbagai pihak.

Menurutnya, jamaah yang dibolehkan hadir untuk melaksanakan Shalat Idul Adha maksimal 50 persen dari kapasitas masjid. Jamaah diminta menjaga jarak, memakai masker serta panitia masjid diwajibkan mengecek suhu tubuh setiap jemaah.

“Bagi jamaah lanjut usia, orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit dan baru pulang dari perjalanan, dilarang mengikuti Shalat Hari Raya Idul Adha di lapangan terbuka atau masjid,” jelas Iswanto.

Selain itu, jamaah juga diminta membawa perlengkapan Shalat masing-masing seperti sajadah, mukena dan lainnya. Khatib juga diwajibkan mengenakan masker ketika berkhutbah.

 

“Sesudah Shalat , jamaah kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik,” ujarnya.

Iswanto menjelaskan, masyarakat dilarang menggelar takbir keliling pada malam lebaran Idul Adha. Takbir hanya dibolehkan dilaksanakan di masjid atau meunasah di setiap desa.

“Takbir di masjid dilaksanakan secara terbatas paling banyak 10 persen dari kapasitas masjid/mushalla, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan COVID-19 secara ketat,” sebut Iswanto.

Agus Setyadi – detikNews

Senin, 12 Jul 2021 13:24 WIB

(nahimunkar.org)

(Dibaca 54 kali, 1 untuk hari ini)