ACEH – Untuk mencetak pemuda dan pemudi bangsa Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, dan berilmu, Gubernur Aceh Zaini menghimbau kepada seluruh sekolah membiasakan membaca Al-Qur’an sebelum dimulainya proses atau kegiatan belajar di kelas.

Kami minta semua lembaga pendidikan di Aceh dapat menerapkan berdoa dan membaca Alquran sebelum memulai proses belajar,” katanya di sela-sela peringatan Hari Pendidikan Nasional di Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu (02/05/2015) seperti yang dikutip dari Republika.

Ia juga berpesan kepada semua pihak, tidak hanya pemerintah setempat untuk membantu merealisasikannya. Sebab menurutnya, keinginan ini akan tercapai jika semua elemen yang peduli pendidikan ikut membantu.

“Tanggungjawab pendidikan bukan hanya Pemerintah, melainkan tanggungjwab semua elemen masyarakat di provinsi ini,” katanya.

Tidak hanya itu saja yang ia harapkan untuk mewujudkan suasana Islami di Aceh. Membaca Al-Qur’an setelah ibadah Magrib pun menurutnya bisa menjadi salah satu faktor yang menjadi penunjang untuk mengembalikan cahaya Serambi Mekkah, sebagaimana yang telah dikenal masyarakat Indonesia selama ini.

Aceh yang merupakan Daerah Otonomi Khusus dan memiliki keistimewaan antara lain di bidang pendidikan sesuai Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh dan MoU Helsinki serta Undang Undang Nomor 44 Tahun 1999. (Taufik Rachman/Republika/Robigusta Suryanto)(Voa-Islam.com)Sabtu, 14 Rajab 1436 H / 2 Mei 2015 19:45 wib

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.390 kali, 1 untuk hari ini)