Gubernur: Sejumlah Kebijakan Pusat Kacaukan Skenario Daerah

 

  • Gubernur Sulsel mencontohkan kebijakan penerbangan yang kembali dibuka.
  • Selain itu, soal pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) maupun warga negara Indonesia dari luar negeri tanpa dikarantina lebih dulu.


Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah. Foto: Antara

JAKARTA — Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengatakan, beberapa kebijakan yang diambil pemerintah pusat mengacaukan skenario pemerintah daerah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Padahal, daerah tengah berusaha memutus rantai penularan virus coroba.

“Jadi di saat kita lagi berusaha untuk memutus rantai penularan, sementara beberapa kebijakan yang dibuka itu juga membuat mengacaukan skenario kita,” ujar Nurdin dalam seminar online ‘Siapkah Indonesia Menuju Normal Life’, Selasa (19/5).

Misalnya saja, penerbangan yang sudah ditutup kemudian dibuka kembali. Menurut Nurdin, salah satu bupati di Sulawesi Selatan meminta penerbangan ke wilayahnya jangan dibuka karena daerahnya saat ini bebas dari kasus Covid-19.

Selain itu, soal pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) maupun warga negara Indonesia dari luar negeri seharusnya di karantina di suatu tempat terlebih dahulu. Bukan disuruh pulang ke daerah masing-masing yang justru berpotensi menularkan Covid-19 ke warga lainnya.

Rabu 20 May 2020 00:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Rep: Mimi Kartika/ Red: Teguh Firmansyah

***

 

Petunjuk ayat suci

 

{ وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11) أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ } [البقرة: 11، 12]

11. Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. [Al Baqarah:11]

12. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. [Al Baqarah:12]

 

 

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 350 kali, 1 untuk hari ini)