.

Kamis, 21 Jumadil Tsaniyah 1435 in LocalNews

Shoutussalam.com – Setelah beberapa waktu yang lalu Iran berencana membangun sejumlah kilang penyulingan minyak, kini berita tentang investasi negara Syiah tersebut kembali muncul. Kali ini terjadi di Sumatera Utara.

Setelah dianggap sukses mengembangkan beberapa proyek setempat, Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho menyarankan kepada investor negeri Syiah untuk mengembangkan usahanya.

Demikian diungkapkan dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Iran Mahmoud Farazandeh dan Duta Besar Indonesia untuk Iran Dian Wirengjurit kepada Gubernur Sumut, di kantornya Jl. Diponegoro Medan, Rabu (23/04/2014).

”Semoga kerjasama pertama ini bisa terus   berlanjut.arena saat ini Sumut sedang membangun sektor infrastruktur, di mana Iran bisa juga terlibat,” demikian diutarakan Gatot Pujo, yang merupakan politisi andalan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dubes negeri Khomeini ini mengaku antusias dan berharap kerjasama pertama Indonesia – Iran ini bisa berlanjut dengan kerjasama lainnya. Mahmud Farazandeh menjelaskan, Iran sangat kuat di sektor pengembangan teknologi listrik dan juga perkeretaapian.

Iran melalui perusahaan Mapna Group telah menyelesaikan Life Time Extension (LTE) Gas Turbin (GT) 2.1 dan 2.2 PLTGU Belawan. Di hadapan para investor Iran dan Dubes Iran, Gatot mengungkapkan visi tentang rencana Sumut yang akan dihubungkan dengan jalur kereta api.

PKS selama ini termasuk menggembar-gemborkan bahwa partai mereka layak dicoblos karena mengaku memperjuangkan nilai-nilai sunni. Namun dalam beberapa kasus, ternyata kampanye itu tak sesuai dengan kenyataan yang terlihat di lapangan.

[sksd/beritasore]

(nahimunkar.com)
(Dibaca 1.366 kali, 1 untuk hari ini)