.

  • Pasien Kaget, Guntur Bumi Ngobatin Pakai Pocong-pocongan
  • Dalam laporan yang bernomor polisi LP/937/III/2014/PMJ/Dit Reskrimum, Fabian melaporkan UGB dengan pasal 378 KUHP (tentang penipuan) dan dirinya meminta uang yang sudah diberikan (Rp15 Juta) agar dikembalikan lagi. 
  • Kejahatan ini diatur Pasal 378 sampai dengan Pasal 394 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sebagaimana  dirumuskan Pasal 378 KUHP, penipuan berarti perbuatan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan memakai nama palsu, martabat palsu, tipu muslihat atau kebohongan yang dapat menyebabkan orang lain dengan mudah menyerahkan barang, uang atau kekayaannya.

Penipuan memiliki 2 (dua) pengertian, yaitu :

1. Penipuan dalam arti luas, yaitu semua kejahatan yang dirumuskan dalam bab XXV KUHP.

2. Penipuan dalam arti sempit, yaitu bentuk penipuan yang dirumuskan dalam Pasal 378 (bentuk pokok) dan Pasal 379 (bentuk khusus), atau biasa dengan sebutan oplichting./ lnassociates.com

Inilah beritanya.

***

Guntur Bumi Dipolisikan Mantan Pasien

Sabtu, 15 Maret 2014 11:11

Kapanlagi.com – Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itu ditujukan pada Ustaz Guntur Bumi (UGB). Setelah pernyataan sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyebutkan ada penyimpangan dalam praktek pengobatan, satu per satu mantan pasiennya melapor ke Polda Metro Jaya.

Sebelumnya Dody Rusmansyah salah satu pasien yang kecewa dengan pengobatan UGB sempat akan melaporkan UGB, tapi hal itu urung, lantaran UGB beritikad baik untuk mengembalikan uang yang pernah dikeluarkannya.

Sekarang giliran Fabian, salah satu pasien UGB yang kecewa, melaporkan UGB ke Polda Metro Jaya, karena tidak ada itikad baik untuk mengganti rugi. “Tanggal 16 dan 17 Januari 2014 kami berobat. 15 juta itu saya kasih uangnya di hari pertama,” ujar Fabian usai membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Jumat (14/3).

Kedatangan Fabian ke UGB untuk minta bantuannya untuk menyembuhkan anaknya yang bernama Rizky Fahmurenzy. Separuh tubuh Rizky tidak berfungsi, yang akhirnya Fabian memutuskan untuk berobat ke UGB. Tapi hasil yang didapatnya tidak memuaskan dirinya justru kekecewaan.

Dalam laporan yang bernomor polisi LP/937/III/2014/PMJ/Dit Reskrimum, Fabian melaporkan UGB dengan pasal 378 KUHP dan dirinya meminta uang yang sudah diberikan dikembalikan lagi. (kpl/hen/dar)

***

Karena Rp 15 Juta, UGB Dilaporkan Pasien ke Polisi

 

Jumat, 14 Maret 2014 21:15

Liputan6.com, Jakarta Meski beberapa pasien yang mengaku korban membatalkan pelaporan ke kepolisian, bukan berarti Ustad Guntur Bumi (UGB) bisa bernafas lega. Rupanya, ada pasien lain yang benar-benar melaporkan suami Puput Melati ke polisi.

Adalah Fabian, pria asal Depok, Jawa Barat, yang melaporkan UGB atas tuduhan penipuan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (14/3/2014). Dalam pengaduannya, Fabian mengaku menggelontorkan uang senilai Rp 15 juta sebagai biaya pengobatan anaknya, Rizky Fahmurenzy.

“Saya tertarik ke UGB setelah lihat di tv. Ketika datang, saya bayar pendaftaran untuk anak saya, habis itu diajak asisten UGB ke ruang gelap, alasannya rukiyah,” jelas Fabian usai melapor ke Polda Metro Jaya.

Saat berada diruangan gelap, Fabian justru menemukan hal yang terasa ganjil. “Ditemukan pocong-pocongan, kalajengking, dan ulat-ulat. Kita nggak tahu ada itu. Pas di rumah (pengobatan UGB) itu mata kami tertutup, dan lampu pada dimatikan,” papar Fabian.

Fabian mengaku bertemu UGB karena ingin menyembuhkan penyakit anaknya, Rizky Fahmurenzy yang mengidap penyakit aneh. Separuh tubuh Rizky diketahui tak bisa bergerak. Namun setelah berobat, ia mengalami sejumlah keanehan dan tak kunjung membaik.

Fabian juga diminta untuk membeli hewan kurban seharga Rp 15 juta oleh UGB. “Untuk uang Rp 15 juta yang beliau (UGB) minta itu sebetulnya beliau buka tabel-tabel hewan yang akan dikurbankan. Kiai lain disitu bantu dengan doa-doa anak yatim, saya menyetujui dengan beli hewan kurban berupa domba,” urai dia.

(mer) http://palingaktual.com/

***

Pasien Kaget UGB Ngobatin Pakai Pocong-pocongan

Jum’at, 14 Maret 2014 21:01 wib | Alan Pamungkas – Okezone

 

JAKARTA – Saat berobat di pengobatan Ustadz Guntur Bumi (UGB), Fabian menemukan keanehan dan keganjilan yang terang diperlihatkan. Salah satunya adalah penyembuhan di ruang gelap, dan binatang yang digunakan.

“Ditemukan pocong-pocongan, kalajengking, dan ulat. Kita enggak tahu ada itu. Pas di rumah pengobatan UGB itu mata kami tertutup, dan lampu padi dimatikan. Ketika datang saya bayar pendaftaran untuk anak saya, habis itu diajak asisten UGB ke ruang gelap, alasannya rukiyah,” ungkap Fabian saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (14/3/2014).

Selain itu, Fabian juga diminta mintai uang sebesar Rp15 juta untuk membeli hewan kurban. Ketika itu Fabian disodorkan daftar harga domba. Itulah yang membuat Fabian merasa aneh.

“Untuk Rp15 juta yang beliau (UGB) minta itu sebetulnya beliau buka tabel-tabel hewan yang akan dikurbankan. Di tempat ini saya merasa ganjil. Sebelumnya di tempat lain, saya merasa enggak seperti ini, masih toleran. Sedih rasanya. Saya berjuang untuk anak saya sembuh,” lanjutnya.

Uang yang ia keluarkan itu ternyata tak berbuah hasil. Hingga saat ini ia pun belum menerima ganti rugi. Padahal, semenjak kisruh pengobatan UGB diblow-up, Fabian juga telah meminta ganti rugi. Namun, hingga saat ini ia belum menerimanya. Ia pun didampingi kuasa hukumnya melaporkan UGB ke Polda Metro Jaya dengan no LP/937/III/2014/PMJ/Dit Reskrimum.
(rik) http://palingaktual.com/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.053 kali, 1 untuk hari ini)