Ahok di acara Waisak (IST)


Semua warga DKI Jakarta yang akan berpartisipasi di Pilkada 2017 harus mewaspadai pemilih siluman dari China

“Saat Pilkada DKI nanti Panitia Pemungutan Suara (PPS) haruss ajak pemilih bicara bahasa Indonesia,” kata Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Nazaruddin Sjamsuddin di akun Twitter-nya @nazarsjamsuddin.

Kata Nazaruddin, PPS bertanya menggunakan bahasa Indonesia ke pemilih agar bisa diketahui asalnya. “Klo ga bisa, berarti dia pemilih siluman dari China,” ungkapnya.

Nazaruddin juga meminta saksi bisa diandalkan dari partai politik yang berada di TPS saat penghitungan suara di TPS. “Saksi parpol harus bisa diandalkan,” papar Nazaruddin.*/suaranasional.com – 05/10/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 969 kali, 1 untuk hari ini)