Sumber foto : tirto.id


Gus Dur (Abdurrahman  Wahid) waktu hidupnya pernah berpidato di Masjid Ampel Surabaya, bahwa Khumeini (pemimpin Syi’ah Imamiyah di Iran) adalah Waliyullah. Maka para ulama mempertanyakannya, bahkan sampai diadakan dialog khusus dengan para Ulama, kemudian dibukukan oleh KH Bashori Alwi (Malang).

Gus Dur juga befaham pluralisme agama yang telah diharamkan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia). Malahan sampai pula Gus Dur menolak Undang-Undang anti pornografi porno aksi.

Lebih dari itu, ketika Gus Dur dilabrak para ulama karena menistakan al-Qur’an dengan mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci paling porno sedunia, ternyata Gus Dur tidak bisa mengelak, memang berkata begitu. Dan itu sebenarnya masuk dalam pasal penistaan agama.

Berikut ini video KH Luthfi Bashori (Malang) yang menjelaskan latar belakang para ulama berseberangan dengan Gus Dur, dengan membeberkan berbagai pendapat Gus Dur yang bertentangan dengan Islam, maka jangan sampai diikuti.

Video:

(nahimunkar.org)