Habib Saggaf Aljufri di Palu Meninggal, Ada Jejak Akun FB yang Menyoroti Faham Dia Soal Syiah

Ini berita kematiannya.

***

Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Meninggal Dunia

 

Palu– Ketua Utama Alkhairaat, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri telah meninggal dunia di Rumah Sakit Sis Aljufri, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa 3 Agustus 2021.

Habib Saggaf meninggal dunia sekitar pukul 15:50 Wita, karena sakit.

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah, Habib Saggaf Aljufri di rumah sakit Alkhaerat pada pukul 15:50 Wita, Al-Fatihah, demikian informasi yang diterima pada Selasa (3/8/2021).

Ulama asal Palu ini lahir pada 17 Agustus 1937 di Pekalongan, Jawa Tengah, tutup usia di umur 83 tahun.

[kabarpublik.id] 4 Agustus 2021OlehAndi Bagu

***

Berikut ini sorotan terhadap pemahaman mendiang tersebut mengeni syiah, ada di fb yang beredar 2016. FB ini menjelaskan jati dirinya: halaman ini bertujuan untuk mencegah ajaran sesat yang merasuk ke abnaulkhairaat

 

***

 

Tolak Syiahisasi Abnaulkhairaat; Selamatkan Thariqah Guru Tua


22ltS pdAuguulestolnssushrofhlr ed2sd0h16i  · 

PANDANGAN KETUA UTAMA ALKHAIRAAT YANG MENYESATKAN UMAT ISLAM

Habib Saggaf dalam Media Antara mengatakan bahwa “Sebetulnya Islam Sunni-Syiah itu tidak ada pertentangan antara keduanya”. Dan Ia mengatakan bahwa “Di Timur Tengah, Sunni-Syiah berjalan baik. Saling menghormati”. Pandangan Tuan Habib Saggaf ini sangat ‘bahaya’ dan ‘menyesatkan’ ummat Islam. Karena, akhirnya terbangun pandangan dikalangan ummat Islam, khususnya abnaulkhairat bahwa Sunni-Syiah itu sama saja. Padahal faktanya Syiah-Sunni itu sangat banyak pertentangannya. Bahkan Syiah-Sunni di Timur Tengah saling membunuh. Di Iran yang merupakan mayoritas kelompok Syiah, ulama Sunni banyak yang ditangkap dan dibunuh. Apakah hal tersebut,Tuan Habib tidak tahu?

Perlu Tuan Habib Saggaf ketahui bahwa Syiah-Sunni bukan hanya sekedar persoalan mazhab atau politik, tapi lebih kepada persoalan aqidah. Orang Syiah berpandangan bahwa rukun imannya ada 5 (lima) yaitu : (1). ‘Tauhid’ (keesaan Allah), (2). ‘Nubuwah’ (kenabian), (3). ‘Imamah’ (kepemimpinan imam dua belas), (4). ‘Al-Adl’ (keadilan Allah), adan (5). ‘Al-Ma’ad’ (hari pembalasan). Dan rukun Islam aqidah ‘Syi’ah’ ada 5 (lima) pula, yaitu : (1). Shalat, (2). Puasa, (3). Zakat, (4). Haji, dan (5). Jihad. Mereka juga mengatakan bahwa: (1). Tidak wajib sholat Jum’at dikarenakan Imamnya yang ke 12 (dua belas) hilang, (2). Mengubah sholat 3 (tiga) waktu, (3). Orang Syiah mencaci maki para sahabat Nabi, bahkan mereka berpandangan bahwa semua sahabat Nabi kafir, padahal dalam Alqur’an surat At-taubah [11:100] disebutkan bahwa semua sahabat Nabi dijamin masuk Surga. (4). Bahkan Meyakini Al-Qur’an, muharraf (tidak asli). Apakah masih pantas mereka dikatakan Islam?

Selanjutnya dalam media antara, Tuan habib mengatakan bahwa ‘Saya setuju kita harus cinta pada ‘ahlul bait’. Namun Habib Saggaf tidak menjelaskan lebih jauh cakupan `ahlul bait` yang dimaksud. Tuan Habib Seggaf, Apakah orang Sunni tidak cinta terhadap ‘ahlul bait’? Apakah di Sunni tidak diajarkan cara mencintai ‘Ahlu Bait’? Siapa sebenarnya yang lebih cinta terhadap ‘ahlu bait, Sunni atau Syiahkah, Tuan Habib? Bukannya istilah ‘ahlu bait’ hanya digunakan kelompok Syiah sebagai ‘tameng’, agar mereka juga dikatakan bagian dari Islam? Sehingga ajarannya dapat diterima oleh kalangan mayoritas ummat Islam (di Indonesia Mayoritas Islam Sunni dan alkhairaat berasaskan Sunni). Dalam berbagai referensi buku buku Syiah dijelaskan bahwa nama lain dari Aqidah Syiah adalah mazhab ahlul bait. Tuan Seggaf, Jika faham Syiah itu benar dan baik, kenapa Habib Idrus bin Salim Aljufri (Pendiri Alkhairaat) tidak mengajarkan kepada kami? Dan kenapa Habib Idrus bin Salim Aljufri melarang dan menyuruh muridnya (Alm.ustad Rastam) untuk membakar buku Syiah yang lagi sedang dibacanya?

Pandangan Tuan Habib Seggaf diatas, mencerminkan bahwa Tuan Habib Seggaf sudah menganut faham Syiah. Selaku ketua utama Alkhairat, Tuan Saggaf telah melanggar AD/ART Alkhairaat itu sendiri (Alkhairaat berasakan Ahlusunnah wal Jamaah bermazhabkan Syafi) bahkan melakukan penghianatan terhadap Ajaran yang dibawah oleh Habib Idrus bin Salim Aljufri (pendiri Alkhairat) dan menyesatkan seluruh Abnaulkhairat. Oleh karena itu, Tuan Seggaf tidak pantas lagi didengarkan fatwanya dan secara otomatis bukan Ketua Utama Alkhairaat lagi.

dan bila Tuan Seggaf tidak Syiah, namun tetap mengaku Sunni…justru Tuan Seggaf jauh lebih berbahaya dari orang Syiah…karena tuan seggaf lagi berta’qiyah, padahal disunni, tidak dibolehkan sesorang untuk berta’qiyah..namun Syiah berta’qiyah diajurkan karena tidak beragama seseorang kalau tidak berta’qiyah. ta’qiyah di Syiah merupakan bagian dari aqidahnya.

https://www.facebook.com/1497141256967912/posts/pandangan-ketua-utama-alkhairaat-yang-menyesatkan-umat-islam-habib-saggaf-dalam-/1497162856965752/

Mengenai fb ini ada keterangan:
Tentang

halaman ini bertujuan untuk mencegah ajaran sesat yang merasuk ke abnaulkhairaat

 

***

Demikianlah, kematian tokoh tua di Palu dan jejak sorotan terhadap pemahaman mendiang itu soal syiah ada di fb.

(nahimunkar.org)

 

(Dibaca 315 kali, 1 untuk hari ini)