Haji 2020 Ditiadakan, Dana Rp8,7 triliun Akan Dipakai Perkuat Rupiah

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan, akan memanfaatkan dana simpanan yang dimiliki untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji 2020 untuk kepentingan stabilisasi nilai tukar rupiah. Sebab, pemerintah Indonesia resmi tidak mengirimkan jemaah haji pada 2020.

Kepala BPKH, Anggito Abimanyu mengatakan, saat ini BPKH memiliki simpanan dalam bentuk dolar Amerika Serikat sebanyak US$600 juta atau setara Rp8,7 triliun kurs Rp14.500 per dolar AS. Dengan begitu, dana itu akan dimanfaatkan untuk membantu Bank Indonesia dalam penguatan kurs rupiah.

Meski begitu, dia melanjutkan, BPKH bersama dengan Bank Indonesia masih mengkaji lebih lanjut mengenai mekanisme pemanfaatan dana tersebut. Itu ditujukan supaya pemanfaatan dana bisa tetap sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan dalan peraturan yang ada.

“InsyaAllah (akan digunakan karena pengiriman haji batal tahun ini). (Mekanismenya) sedang dalam pengkajian,” kata dia saat dikonfirmasi VIVAnews, Selasa, 2 Juni 2020.

Anggito sebelumnya juga menyampaikan, total dana haji yang dikelola BPKH saat ini telah mencapai Rp135 triliun. Sebagian besar dana itu digunakan untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena sebagian besar dana itu diinvestasikan dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Termasuk diantaranya untuk mendukung APBN kita yang membutuhkan dana guna mendukung penanganan covid-19,” ungkap dia pada akhir bulan lalu.

Sebagai informasi, Kementerian Agama Republik Indonesia menyatakan tidak mengirimkan jemaah haji pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi. Hal ini ditegaskan Menteri Agama Fachrul Razi dalam siaran pers via Zoom hari ini, Selasa 2 Juni 2020.

Fachrul Razi menyatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan beberapa hal, diantaranya, Pemerintah Arab Saudi hingga kini belum juga membuka akses penyelenggaraan ibadah haji kepada negara manapun, termasuk Indonesia.

“Akibatnya, pemerintah tidak cukup waktu dalam mempersiapkan pelayanan dan perlindungan jemaah. Berdasarkan hal itu, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 1441 Hijriyah atau 2020 Masehi,” ungkap dia.

Sumber: vivanews

Idtoday.Co Juni 2, 2020

***

Para Pemimpin hendaknya memegang amanah sebaik-baiknya. Karena ada ancaman keras bagi pemimpin yang tidak pegang amanah sebagai berikut.

Ancaman bagi Pemimpin yang Tidak Amanah

 
 


Ilustrasi kursi kekuasaan. Foto annjhnet


Sampaikanlah peringatan ini kepada para pengkhianat amanah umat dan rakyat.

 
 

1.      Penderitaan dunia dan siksa akhirat.

أوَّلهَا مَلَامَة ؛ وَثَانِيهَا نَدَامَة ، وَثَالِثهَا عَذَاب يَوْمَ الْقِيَامَة ، إِلَّا مَنْ عَدَلَ

Awal (dari ambisi terhadap kekuasaan) adalah rasa sakit, lalu keduanya diikuti dengan penyesalan, setelah itu ketiga diikuti dengan siksa pada hari kiamat, kecuali bagi yang mampu berbuat adil.” (HR. Thbarani) 1“السلسلة الصحيحة” الحديث رقم (349)Silsilah shahihah no 349.

2.      Menyebabkan kehinaan.

وَإِنَّهَا يَوْم الْقِيَامَة خِزْي وَنَدَامَة إِلَّا مَنْ أَخَذَهَا بِحَقِّهَا وَأَدَّى الَّذِي عَلَيْهِ فِيهَا

 
 

“Kepemimpinan adalah amanat. Pada hari kiamat, ia akan menjadi hina dan penyesalan kecuali bagi yang mengambilnya dan menunaikannya dengan benar.” (HR. Muslim)

 
 

3.      Belenggu siksa.

مَا مِنْ أَمْيرٍ عَشَرَةٍ إِلَّا وَهُوَ يُؤْتَى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَغْلُولًا حَتَّى يَفُكَّهُ العَدْلُ أَوْ يُوْبِقَهُ الجورِ.

“Tidaklah seorang lelaki memimpin sepuluh orang, kecuali ia akan didatangkan dalam keadaan tangan yang terbelenggu pada hari Kiamat. Kebaikan yang ia lakukan akan melepaskannya dari ikatan, atau dosanya akan membuat dirinya celaka.” (HR. Baihaqi)2 – صحيح لغيره– shahih karena hadits lainnya

4.      Mendapatkan doa laknat dari Rasulullah.

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ

“Ya Allah, bagi siapa yang menjadi penguasa umatku, lalu ia menyulitkan mereka, maka timpakanlah kesulitan kepadanya.” (HR. Muslim)

 
 

5.      Golongan yang paling dibenci Allah

وَأَبْغَضَ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ وَأَبْعَدَهُمْ مِنْهُ مَجْلِسًا إِمَامٌ جَائِرٌ

 “Orang yang paling dibenci allah dan sangat jauh dari allah adalah seorang pemimpin yang zalim. (HR. Tirmidzi)3– hasan gharib, tapi menurut Al-Albani: dhaif.

 
 

6.      Divonis tidak beriman.

لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ

 “Tidak beriman orang yang tidak bisa menjaga amanah yang dibebankan padanya.” (HR. Ahmad)4 hadits hasan.

7.      Disiksa di dasar Neraka.

مَا مِنْ حَاكِمٍ يَحْكُمُ بَيْنَ النَّاسِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَلَكٌ آخِذٌ بِقَفَاهُ ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَإِنْ قَالَ أَلْقِهِ أَلْقَاهُ فِي مَهْوَاةٍ أَرْبَعِينَ خَرِيفًا

“Setiap pemimpin yang memimpin rakyatnya, pada hari kiamat pasti akan didatangkan. Kemudian malaikat mencengkeram tengkuknya dan mengangkatnya sampai ke langit. Kalau ada perintah dari allah: lemparkanlah, maka malaikat akan melemparkannya ke bawah yang jauhnya adalah empat puluh tahun perjalanan.” (HR. Ibnu majah)5 dhaif menurut Al-Albani.

8.      Penghuni Neraka pertama.

أَوَّلَ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ النَّارَ سُلْطَانٌ مُتَسَلِّطٌ وَذُو ثَرْوَةٍ مِنْ مَالٍ لَا يُؤَدِّي حَقَّهُ وَفَقِيرٌ فَخُورٌ

“Tiga golongan yang pertama kali masuk neraka: pemimpin yang sewenang-wenang, orang kaya yang tidak menunaikan kewajibannya, dan orang miskin yang sombong.” (HR. Ahmad)6 – sanadnya dhaif.

  
 

9.      Diharamkan baginya syurga.

مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ

“Tidaklah seseorang yang diberi amanah Allah untuk memimpin rakyatnya, sedangkan ia meninggal dunia dalam keadaan menipu rakyatnya, kecuali Allah haramkan baginya masuk surga.” (HR, Muslim)

 
 

10.   Pemimpin dzalim tanda hari kiamat.

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتُلُوا إِمَامَكُمْ وَتَجْتَلِدُوا بِأَسْيَافِكُمْ وَيَرِثُ دِيَارَكُمْ شِرَارُكُمْ

“Kiamat tidak akan terjadi sampai kalian membunuh pemimpin kalian, pedang-pedang kalian banyak sekali meminum darah, dan agama kalian diwarisi (dikuasai) oleh orang-orang yang paling buruk di antara kalian.” (HR. Ahmad)7– sanadnya dhaif

 
 

Wallahu a’lam.

 
 

http://www.konsultasislam.com/

Diberi keterangan derajat haditsnya oleh nahimunkar.org, merujuk Maktaba shamela.

 
 

(nahimunkar.org)

===========

1 وذكر الشيخ الألباني هذا الحديث في “السلسلة الصحيحة” الحديث رقم (349) ، وقال: ((هذا إسناد شامي جيّد)) .

صحيح لغيره دون قوله: “ومن تعلم القرآن  إلخ” وهذا إسناد ضعيف، يزيد بن أبي زياد -وهو الهاشمي الكوفي- ضعيف، وعيسى -وهو ابن فائد- مجهول، وروايته عن الصحابة مرسلة. أبو عوانة: هو الوضاح اليشكري.

وانظر (22758) .

وَفِي البَابِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى: حَدِيثُ أَبِي سَعِيدٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ

__________

 
 

[حكم الألباني] : ضعيف

 
 

(1) حديث حسن

5 سنن ابن ماجه (2/ 775)

[حكم الألباني]

ضعيف

6 مسند أحمد ط الرسالة (16/ 157)

إسناده ضعيف لآجل عامر العقيلي: ومو ابن عقبة، وقيل: ابن عبد الله، سلف الكلام عليه عند الحديث (9492) .

وأخرجه ابن أبي شيبة 5/296 عن وكيع، بهذا الإسناد.

وأخرجه الترمذي (1642) من طريق عثمان بن عمر، عن علي بن المبارك، به. واقتصر على أول ثلاثة يدخلون الجنة.

 
 

 
 

7 مسند أحمد ط الرسالة (38/ 333)

إسناده ضعيف كسابقه

سنن الترمذي ت شاكر (4/ 468)

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ اليَمَانِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتُلُوا إِمَامَكُمْ، وَتَجْتَلِدُوا بِأَسْيَافِكُمْ، وَيَرِثَ دُنْيَاكُمْ شِرَارُكُمْ»: [ص:469] هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ إِنَّمَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو

__________

[حكم الألباني] : ضعيف

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 507 kali, 1 untuk hari ini)