Harga Influencer (Buzzer) di Indonesia, Ternyata ada 4 Kategori Tarif!


Maraknya penggunaan media sosial memunculkan sebuah profesi
baru yang sering disebut influencer. Belakangan, penggunaan jasa influencer oleh pemerintah sedang marak dibahas oleh publik.

Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan pemerintah
menggelontorkan anggaran Rp90,45 miliar untuk jasa influencer, baik individu atau kelompok, dengan tujuan memengaruhi opini publik terkait kebijakan.

Peneliti dari ICW Egi Primayogha mengatakan hal tersebut
merupakan temuan ICW dalam data yang dikumpulkan pada 14 hingga 18 Agustus 2020. Salah satu metode yang dipakai adalah menelusuri Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Lalu berapa sebenarnya biaya atau rate harga yang ditetapkan
untuk satu kali posting foto di Instagram feed?

Sebenarnya rate harga tergantung siapa influencernya, bila
cukup terkenal dan berpengaruh bisa mencapai harga puluhan juta sekali posting.

Berdasarkan laman Parti Post, ada empat kategori tarif.

(1) NANO

Untuk Instagram dengan jumlah pengikut 1.000 – 10.000
(nano), harga setiap postingannya mulai dari Rp 300.000 – Rp 3.500.000, dengan
estimasi menjangkau 1.600 – 7.300 pengguna.

(2) MIKRO

Sementara untuk akun micro atau akun dengan pengikut 10.000
– 1.000.000, harga untuk setiap postingan mulai dari Rp 3.500.000 – Rp
15.000.000, dengan estimasi capaian akun 15.500 – 35.000.

 (3) MACRO

 Sedangkan untuk akun dengan kategori macro alias akun dengan
follower 100.000 – 1.000.000, rate untuk satu kali unggahan mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 75 juta, dengan etimasi capaian akun lebih dari 250.000

(4) MEGA

Terakhir, jika influencer itu sudah termasuk akun mega atau
memiliki follower lebih dari 1 juta, rate harganya mulai dari Rp 45 juta – Rp100 juta untuk satu kali postingan di feed dengan estimasi target yang dicapai
lebih dari 345.000 pengguna.

NKRIKU.COM – Admin Nkriku-Berita, BERITA UTAMA, Nasional

(nahimunkar.org)

(Dibaca 579 kali, 1 untuk hari ini)