[portalpiyungan.info] JAKARTA – Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Polda Metro Jaya Jakarta, hari ini, Senin 21 November 2016.

“Senin habis zuhur. Kami akan adukan terkait dua hal yaitu mendustai pendemo dan demo bayaran,” kata Rachmawati dalam kegiatan Konsolidasi Tokoh Nasionalis di Universitas Bung Karno, Jakarta pada Minggu, 20 November 2016, dikutip Viva.co.id.

Rachmawati dan sejumlah ormas yang hadir, tidak terima dengan pernyataan Ahok dalam wawancara dengan media Australia. Menurut Ahok, sebagaimana diberitakan media di Indonesia, ada demonstran bayaran dalam aksi demo 4 November lalu.

“Ahok memberikan pernyataan di depan pers Australia bahwa demonstran 4 November dibayar Rp500 ribu,” ujarnya.

Apalagi di antara peserta Aksi 4 November saat itu menurut Rachma, hadir sejumlah tokoh nasional maupun agama.

“Padahal di aksi tersebut para tokoh nasional terjun dan bergabung dalam aksi tersebut. Ini suatu penghasutan dan penghinaan,” ucapnya.

Rachmawati akan melaporkan Ahok yang sudah menjadi tersangka penistaan agama tersebut ke Polda Metro Jaya.

Seperti diketahui, beberapa tokoh yang turut serta mengikuti aksi damai 4 November 2016 di antaranya Rachmawati Soekarnoputri, Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra, pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan pemimpin Majelis Az Zikra Arifin Ilham.

Bahkan gubernur NTB Dr. K.H. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang ikut hadir dan ikut longmarch dalam Aksi Bela Islam 4 November itu.

gubernur-ntb-ikut-aksi-bela-islam

(Gubernur NTB saat ikut Aksi 411)

Sungguh penghinaan kalau para tokoh itu dituduh ikut Aksi 411 karena dibayar Rp 500ribu/orang.

Sumber : portalpiyungan.info

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.638 kali, 1 untuk hari ini)