— Ust Mudzakir Solo Apakah Dia Syiah?

 

Sebelum pelaksanaan bedah buku telah diberitakan sebagai berikut:


Hartono Ahmad Jaiz

@hajaiz

10 Sep

Ust Mudzakir Solo Apakah Dia Syiah?

Bedah Buku Bongkar ttg Syiah di Solo

InsyaAllah Ahad , 12 September 2021 ada bedah buku ttg Ust Mudzakir Solo, di Masjid MUI Semanggi Solo.

Apakah beliau termasuk tokoh syiah, atau sunni tapi prosyiah. https://facebook.com/hartonoahmadjaizy…


 

 

 

Berikut ini hasil kajian bedah buku tersebut, silakan simak.

***

 

Kupas Tuntas Kontradiksi dalam Buku

Al Ustadz KH Mudzakir dan Tuduhan Syiah

Sebuah Upaya Klarifikasi (Disusun oleh Komisi Ukhuwah MUI Surakarta)

Dibedah oleh Abu Izzuddin Fuad Al-Hazimi

Mudir Pondok Pentren Tahfizhul Qur’an An-Nahl Grabag Magelang

Berikut ini materi tertulis (dikutip seperlunya)

 

Menurut saya (Abu Izzuddin Fuad Al-Hazimi)

, judul bukunya lebih tepat seperti ini :

Al Ustadz KH Mudzakir dan Tuduhan Syiah

Sebuah Upaya Pembelaan

Karena, meskipun di bab III judulnya “Telaah Kritis

Ceramah Ustadz Mudzakir Di Masjid Istiqlal Sumber

Surakarta” namun yang kita baca justru pembelaan

dari tim penulis bukan sikap kritis. Oleh karena itu

saya hanya akan titip beberapa pertanyaan kepada

ustadz Mudzakir melalui penulis dari Tim Komisi

Ukhuwah MUI Surakarta kemudian jawaban dari

beliau ditambahkan pada cetakan berikutnya.

 

MUKADDIMAH

Ustadz Mudzakir selalu menolak tuduhan Syiah yang

diarahkan pada beliau, tetapi dalam berbagai kesempatan

beliau tidak jujur menjelaskan definisi (pengertian) Syiah.

Beliau hanya menjelaskan Syiah secara sepotong-sepotong

sambil membangun opini bahwa Syiah itu baik, sama

seperti Ahlus Sunnah. Kalau ada Syiah yang sesat, bukankah

Ahlus Sunnah juga banyak yang sesat ? Perbedaannya

hanya Syiah adalah pengikut Ali bin Abi Thalib sedangkan

Ahlus Sunnah adalah pengikut Abu Bakar, Umar dan

Utsman. Dan kalimat-kalimat pengkaburan lainnya.

 

***

Kesimpulan dari Bedah Buku Al Ustadz KH Mudzakir dan Tuduhan Syiah

Setelah penjelasan yang panjang lebar dan setelah mencermati

sikap ustadz Mudzakir selama kurun waktu 40 an tahun ini, saya

menyimpulkan 2 fakta yang selama ini disaksikan oleh umat

Islam, khususnya di Solo :

1. Ustadz Mudzakir adalah salah satu ulama yang paling paham

tentang Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah karena pernah 2

kali diundang ke Iran dan sudah menelaah serta meneliti

kitab Al Kaafi, kitab rujukan utama Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah tulisan Abu Ja’far Al Kulainy

2. Ustadz Mudzakir selalu menghindar untuk menjelaskan

tentang kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah dan

memberikan jawaban yang berbelit-belit (muter-muter),

padahal sebagai seorang ulama beliau memiliki kewajiban

untuk menjelaskan kepada umat agar umat tidak terjerumus

ke dalam kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah

 

Dari 2 fakta di atas, saya kemudian menyimpulkan

4 kemungkinan berikut :

1. Ustadz Mudzakir sangat paham kesesatan Syiah

Imamiyyah Itsna Asyariyyah sehingga menolak

untuk mengikuti Syiah Imamiyyah Itsna

‘Asyariyyah, tetapi beliau tidak pernah

mengungkapkan kesesatan Syiah Imamiyyah

Itsna Asyariyyah saat umat Islam bertanya

tentang kesesatan Syiah. INI ADALAH SIKAP

YANG BATHIL DAN SESAT

 

2. Ustadz Mudzakir sangat paham kesesatan Syiah

Imamiyyah Itsna Asyariyyah, bersikap abstain,

netral, tidak menolak juga tidak menerima

Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah tetapi secara

sengaja menyembunyikan kesesatan Syiah

Imamiyyah Itsna Asyariyyah dan tidak bersedia

menjelaskan kepada umat Islam karena tujuan

tertentu. INI ADALAH SIKAP YANG LEBIH

BATHIL DAN SESAT

3. Ustadz Mudzakir menganggap Syiah Imamiyyah

Itsna Asyariyyah tidak sesat, bersikap abstain,

netral, tidak menolak juga tidak menerima Syiah

Imamiyyah Itsna Asyariyyah, dan beliau tidak

pernah mengungkapkan kesesatan Syiah

Imamiyyah kepada umat Islam ahlus sunnah wal

jama’ah dan selalu menghindar saat ditanya

tentang kesesatan Syiah Imamiyyah. INI SIKAP

YANG SANGAT BATHIL DAN SESAT

 

4. Ustadz Mudzakir menganggap Syiah Imamiyyah

Itsna Asyariyyah tidak sesat, menerima dan

mendukung Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyah,

sehingga beliau tidak pernah mengungkapkan

kesesatan Syiah Imamiyyah kepada umat Islam

ahlus sunnah wal jama’ah dan selalu menghindar

saat ditanya tentang kesesatan Syiah Imamiyyah.

INI SIKAP YANG AMAT SANGAT BATHIL DAN

AMAT SANGAT SESAT

 

Padahal umat Islam berharap ustadz Mudzakir

yang sangat paham tentang Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah menyatakan dengan tegas menolak

Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah, menyatakan

bahwa Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah sesat

menyesatkan kemudian menjelaskan kepada umat

Islam semua kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah serta mengajak para ulama dan umaro’

untuk bahu membahu menghadang

perkembangan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah

di Indonesia ini.

 

Namun yang terjadi justru sebaliknya, tidak pernah terucap

dari ustadz Mudzakir bahwa Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah sesat menyesatkan, apalagi kafir murtad, maka

jangan salahkan kalau umat menyimpulkan bahwa ustadz

Mudzakir adalah pendukung Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah.

Benar bahwa Ustadz Mudzakir berhak mengatakan, yang

menuduh lah yang harus membawakan bukti, maka semua

yang saya paparkan ini adalah bukti yang diminta itu.

Karena tindakan dan perbuatan seseorang lebih kuat

sebagai bukti dibanding ucapannya. Perbuatan ustadz

Mudzakir yang sengaja mengkaburkan dan

menyembunyikan kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna

Asyariyyah lebih kuat sebagai bukti dibanding ucapan

ustadz Mudzakir “Saya bukan Syiah”

Meskipun demikian, jika setelah beberapa pertanyaan di atas

disampaikan kepada beliau, kemudian beliau membuat

pernyataan terbuka bahwa :

1. Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyah kafir murtad (atau

minimal sesat menyesatkan)

2. Khomeini kafir karena meyakini adanya mushaf Fathimah,

mengkafirkan Abu Bakar, Umar dan Utsman juga menuduh

mereka merubah Al Qur’an

3. Saya berlepas diri dari Khomeini dan Syiah Imamiyyah

Itsna Asyariyah

Lalu beliau bersama-sama ulama Ahlus Sunnah menjelaskan

kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyah kepada umat Islam

sebagai bukti beliau sama sekali tidak mendukung Syiah, maka

umat Islam Ahlus Sunnah juga harus lapang dada mencabut

tuduhan Syiah kepada beliau.

Namun sebaliknya, bila setelah penjelasan yang terperinci

tentang kesesatan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah yang

saya sampaikan ini, kemudian pertanyaan-pertanyaan saya

sudah disampaikan kepada beliau dan beliau diam saja atau

tidak bereaksi sama sekali maka tidak ada keraguan lagi bagi

kaum muslimin ahlus sunnah wal jama’ah tentang siapa

sejatinya beliau.

Selanjutnya menjadi tanggung jawab MUI Surakarta

khususnya untuk bersikap adil dan jujur tanpa menutupnutupi fakta yang sudah kita saksikan bersama ini. MUI

Surakarta juga harus mencabut kesimpulan dan

rekomendasi yang telah dibuat dalam buku “Al Ustadz KH

Mudzakir dan Tuduhan Syiah Sebuah Upaya Klarifikasi”

والله تعالى أعلم بالصواب

Materi Bedah Buku Dapat

didownload di

www.pptqannahl.com

Demikianlah kutipan sebagian dari hasil bedah buku tersebut, yang materi lengkapnya dapat di unduh di link di atas.

Perlu dijadikan buku

Naskah bedah buku yang dikutip sebagiannya ini tampaknya perlu dijadikan buku dan diterbitkan. Karena di dalamnya ada hal2 yang sangat penting dalam membongkar kesesatan syiah.

Oleh karena itu selayaknya diketahui oleh segenap Umat Islam, tanpa terikat apakah pihak MUI Surakarta dan Ust Mudzakkir Solo mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dibebankan oleh naskah tersebut yang telah disampaikan dalam bedah buku. Sehingga Umat mendapatkan gambaran soal syiah secara umum dan mengenai yang dibicarakan yakni Ust Mudzakkir itu syiah atau bukan, dari naskah ini.

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 244 kali, 1 untuk hari ini)