Hati Hati! Jimat Mata Setan dari Turki Sekarang Sudah Masuk dan Dijual di Indonesia, Jangan Dibeli ya Mak


[..jimat mata setan sekarang sudah masuk dan dijual di indonesia, mungkin bersiap menandingi jimat produk kearifan lokal..]

Turkiye’deki dini otorite ‘nazar boncugu’ kullanimini yasakladi — otoritas urusan agama di Turki melarang penggunaan ‘nazar boncugu’ atau jimat ‘mata setan’.

Kantor Depag, Diyanet Isleri Baskanligi mengatakan: “Sikap, perilaku, dan keyakinan yang menetapkan kekuatan kepada siapapun selain Allah telah dilarang dalam agama kita. Jadi, mengenakan ‘nazar boncugu’ dan mengharapkan perlindungan darinya tidak dibolehkan”

Bagi orang Turki, jimat berbentuk mata itu dipercaya dapat menolak ain dan pengaruh roh jahat. Jimat ini biasa dikalungkan pada anak yg baru lahir ataupun mobil, rumah, kantor atau dimana saja bisa digantungkan. Ornamen gelas berwarna biru ini juga biasa dibeli turis yg berkunjung ke Turki sebagai souvenir.

Simbol ‘mata setan’ itu diadopsi orang Turki dari tradisi tua Sumeria di Mesopotamia (sekarang Suriah) yg telah mengenalnya lebih dari 5000 thn yg lalu. Warna biru-nya mewakili Tengri, dewa langit yg biasa disembah orang Turki sebelum Islam masuk di abad ke-11.

Turun temurun tradisi ini dilestarikan karena pengaruh sufisme yg kuat dalam negara. Semua raja Ottoman adalah sufi; berpindah dari tarekat sufi satu ke tarekat yg lain … Bektasi, Halveti, Mevlevi, Naqshbandi dll yg intinya tetap sufi yg doyan klenik, mistik, dan mejik.

Saking kuatnya pengaruh sufi, Kemal Ataturk pun tak mampu menutup kuil2 sufi di negaranya, meski secara hukum kegiatan keagamaan termasuk sufi dilarang thn 1925 saat Turki menjadi negara sekuler.

Perubahan terjadi thn 1999/2000, yaitu ketika untuk pertama kalinya Diyanet mengakui dan memberi tempat bagi
Salafi disamping Asy’ari-Maturidi
yg lazimnya mendominasi sunni di Turki.

Kebijakan ini membuka jalan bagi berkembangnya dakwah yg menyeru tauhid dan mengedukasi masyarakat menyingkirkan tradisi2 sufi yg penuh kesyirikan.

Barangkali itulah sebabnya mengapa diyanet mulai berani mengeluarkan fatwa2 “kontroversial”: pengharaman nazar boncugu, setelah sebelumnya mengeluarkan fatwa dan kritik pedas tentang eljibete-qiu. Tentu saja, hal ini mendapat tantangan keras dari kaum liberal dan santri sufi. Seperti biasa mantranya adalah … wahabi merusak budaya lokal.


PS bagi yg suka belanja pernak-pernik: jimat mata setan sekarang sudah masuk dan dijual di Indonesia, mungkin bersiap menandingi jimat produk kearifan lokal. Ti ati jangan dibeli jimatnya, ye mak!


Katon Kurniawan


Nell Hawadaa Chan

AL-FIRQAH AN-NAJIAH (Jalan Golongan yang Selamat)

fisKtnedSmShatmtrptoinsn upuSokurrl td1he0d.ton25  · 

Semua raja Ottoman adalah sufi; berpindah dari tarekat sufi satu ke tarekat yg lain … Bektasi, Halveti, Mevlevi, Naqshbandi dll yg intinya tetap sufi yg doyan klenik, mistik, dan mejik.


Nell Hawadaa Chan

 menambahkan 2 foto baru ke album: ᴀᴍᴀʟɴ² ᴛᴀᴋʜʏʟ , ʙɪʜ, ʜʀғᴀᴛ (ʙ) & ᴋᴇsʏɪʀɪᴋᴀɴ — merasa prihatin bersama 

Amar

 dan 

12 lainnya

 di ‎

صباح
الخير Good Morning

‎.

fisKtnedSmShatmtrptoinsn upuSokurrl td1he0d.ton24  · Al Khor, Qatar  ·

 

***

Jadi ingat waktu menginap di satu wisma di Kairo Mesir tahun 2005.

Suatu malam kami berbincang-bincang dengan seorang setengah tua dari Malaysia. Dia menjenguk putrinya yang kuliah di Mesir, dan dia bilang sering menjenguknya. Karena dia punya usaha berupa barang2 yang dianggap punya khasiat (semacam jimat dan sebagainya), maka dia kulakan ke Mesir sambil menjenguk putrinya.

Ketika kami ditunjuki barang2 yang dia beli dan akan dijual di negerinya, kami tidak berkomentar. Tetapi rupanya lelaki setengah tua itu melihat gelagat kami, lalu dia malah yang komentar, bahwa kami rupanya Kaum Muda yang tak suka macam itu. (Istilah Kaum Muda maksudnya adalah semacam Wahabi – Salafi, bukan Kaum Adat atau Kaum Tua yang mempercayai barang2 yang dianggap berkhasiat seperti jimat dan sebagainya yang jadi dagangan lelaki setengah tua itu).

Kunjungan ke Mesir itu ada laporan tertulis di situs ini, tapi peristiwa kecil itu tidak tercover dalam laporan di link ini: https://www.nahimunkar.org/kader-jil-di-mesir-kelimpungan-arsip/

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 791 kali, 1 untuk hari ini)