Gubernur Ahok yang lagi ramai dibicarakan orang karena kasus Sumber Waras, reklamasi, kasus bus dan lainnya, ternyata memiliki tenaga yang diaku sebagai anak magang tapi bisa mengatur pertemuan Ahok dengan para taipan (konglomerat cina).

Untuk apa?

Untuk menyampaikan kemauan para taipan kepada Jkw lewat Ahok, menurut pengakuan sang pemagang.

Inilah beritanya.

***

Sunny Tanuwidjaja : Ahok dan Aguan Bertemu Sebulan Sekali

Sunny Tanuwidjaja

Jakarta – Sunny Tanuwidjaja memastikan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama pernah bertemu dengan bos Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma. Pertemuan kadang sebulan kali. Tapi itu juga terjadi dengan pengusaha lainnya.

“Kalau dengan Pak Aguan mungkin sebulan sekalilah, kurang lebih seperti itu. Dengan yang lain juga seperti itu, rata-rata ketemunya sama kok. Enggak berbeda jauh,” kata Sunny di Balai Kota Jakarta, Senin (11/4/2016).

Menurut Sunny, peran dirinya hanya mengatur jadwal pertemuan saja. Namun bukan berarti setiap pertemuan diatur olehnya. Ada juga beberapa pengusaha yang langsung bertemu, atau melalui staf lainnya.

“Saya mengatur pertemuan antara Pak Ahok dengan berbagai macam pengusaha kok. Bukan mengatur loh ya, tapi Pak Ahok bilang, ‘Saya mau ketemu dia, tolong bisa dijadwalkan enggak?’ Atau pengusahanya bilang, ‘Saya mau ketemu Pak Ahok, tolong dijadwalkan, bisa enggak?” tegasnya.

“Sama, mau Pak Aguan, mau Pak Trihatma Kusuma Haliman (bos Agung Podomoro Land), mau siapapun. Enggak semua harus lewat saya. Kadang-kadang juga langsung. Lewat staf lain juga bisa. Tapi saya mengatur juga kadang-kadang,” sambungnya.

Pertemuan itu dilakukan sebagai jalan para pengusaha untuk menitipkan pesan kepada presiden Joko Widodo. Ahok selama ini dikenal dekat dengan Jokowi. Namun itu persepsi para pengusaha.

“Jadi mereka (pengusaha) suka ngobrol dengan Pak Gubernur, harapannya disampaikan kepada Pak Presiden. Begitu,” ungkapnya.

Sumber : citizenjurnalism.com – 2016/04/11

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.264 kali, 1 untuk hari ini)