• Dalam LKS (Lembar Kerja Siswa) itu dinyatakan ideologi negara Indonesia adalah komunisme. “Jelas konten LKS itu berbahaya bagi siswa.
  • LKS “Istri Simpanan” memuat cerita siteri simpanan dengan judul “Bang Maman Dari Kali Pasir”. LKS ini membuat geger masyarakat Jakarta, namun ternyata penerbitnya ada di Kabupaten Sukoharjo. Ya, LKS “Istri Simpanan” diterbitkan CV MEDIA KREASI yang beralamat di Perum Jombor Permai Blok A2 Sukoharjo.

Inilah berita-beritanya.

***

Awas!!! LKS Berisi Paham Komunis Beredar di Bandung

BANDUNG- Setelah tersebar Lembar Kerja Siswa (LKS) berisi kisah “Bang Maman dari Kali Pasir” dalam buku Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) yang berisi tentang istri simpanan. Kini beredar LKS penyebaran paham komunisme di Bandung dan jauh lebih menyesatkan.

Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (Fagi) Iwan Hermawan mengatakan, seharusnya pemerintah khususnya segenap jajaran Dinas Pendidikan mematuhi aturan Permendiknas Nomor 11/2005 yang menyatakan, sekolah tidak boleh melakukan jual beli buku, termasuk LKS, kepada siswanya di sekolah.

Dikatakannya, dalam LKS itu dinyatakan ideologi negara Indonesia adalah komunisme. “Jelas konten LKS itu berbahaya bagi siswa. Banyak LKS yang beredar kualitasnya jelek,” kata Iwan di Bandung, Senin (16/4/2012).

Seharusnya, kata Iwan, pengawasan terhadap buku pelajaran diperketat. Permendiknas Nomor 11/2005, kata dia, melarang penjualan LKS ke sekolah-sekolah. Dengan ditegakkannya aturan ini, otomatis LKS berisi konten tidak jelas tidak akan mudah masuk ke sekolah-sekolah.

“Langkah Disdik seharusnya memberi sanksi kepada guru yang jual. Selama ini dibiarkan. Begitu juga penerbit buku pelajaran sekolah, harus dihentikan penerbitannya jika terbukti jual LKS ke sekolah-sekolah, termasuk LKS yang kontennya tidak benar,” paparnya.

Menurutnya, LKS diperuntukan hanya bagi pelajaran yang memerlukan laboratorium. Bukan untuk kegiatan belajar mengajar. Selain itu, LKS tersebut harus sesuai dengan konteks belajar mengajar di tempat siswa. “Saat ini banyak LKS yang justru berasal dari luar Kota Bandung, masuk ke Bandung. Padahal LKS harusnya sesuai dengan konteks lokal,” terangnya.

Sementara itu Direktur CV Media Karya Putra, Saifullah Wali, menolak menarik Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memuat tulisan ideologi Negara Indonesia adalah Komunis. LKS itu untuk mata pelajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa SMA/MA.

Menurut Saifullah Wali, LKS terbitan pihaknya berbeda dengan buku pegangan untuk siswa Sekolah Dasar yang memuat Istri Simpanan.

Pasalnya, isi buku Pendidikan Kewarganegaraan yang memuat ideologi Negara Indonesia adalah Komunis, bukan diperuntukan untuk para siswa dan bukan terletak pada isi buku tersebut.

“Buku tersebut khusus untuk pegangan guru dan bukan pada isi buku, melainkan pada kunci jawaban buku tersebut. Jadi kesalahan ini tidak mungkin beredar di kalangan para siswa, bila tidak ada kesengajaan diedarkan sendiri oleh para gurunya,” ungkapnya. [Widad/snd, okz] Senin, 16 Apr 2012 (voa-islam.com) – 

***

SUKOHARJO

Weleh! Penerbit LKS “Istri Simpanan” Ternyata Ada di Sukoharjo

Sahid B. Sutanto – Timlo.net

Sukoharjo —Beberapa hari belakangan ini, Ibukota Jakarta lagi heboh. Bukan karena para bakal calon gubernur atau wakil gubernur yang mulai rajin sosialisasi, tetapi gara-gara beredar buku Lembar Kerja Siswa (LKS) Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) untuk siswa SD namun memuat cerita yang ada kata-katanya “istri simpanan”.

Pada buku LKS tersebut dalam Bab 11, ada cerita dengan judul “Bang Maman Dari Kali Pasir”. Nah, salah satu kalimat yang dianggap tidak pantas untuk dikonsumsi siswa SD adalah “Akhirnya Bang Maman meminta bantuan kepada Patme supaya berpura-pura menjadi istri simpanan Salim.”

Tak pelak, LKS  “Istri simpanan” yang sempat beredar dan bahkan sudah dipakai siswa SD Angkasa IX Halim, Jakarta Timur, tersebut menuai kritik dan protes berbagai kalangan. Bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menurunkan tim khusus untuk menangani kasus tersebut.

Yang menarik, meski LKS “Istri Simpanan” tersebut membuat geger masyarakat Jakarta, namun ternyata penerbitnya ada di Kabupaten Sukoharjo. Ya, LKS “Istri Simpanan” diterbitkan CV MEDIA KREASI yang beralamat di Perum Jombor Permai Blok A2 Sukoharjo.

Owner CV Media Kreasi, Heryanto, kepada Timlo.net, Jumat (13/4) menyatakan pihaknya meminta maaf  kepada semua pihak, khususnya pihak sekolah yang menggunakan LKS tersebut dan Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan. Pihaknya siap melakukan penarikan buku LKS tersebut dari peredaran di toko buku maupun distributor di Jakarta mulai hari ini (Jumat 13/4). Timlo.net Jumat, 13 April 2012 | 11:04 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.101 kali, 1 untuk hari ini)