• Dalam kata pegantarnya, tujuan diterbitkannya buku LKS bergambar artis porno ini untuk membantu siswa belajar dengan paradigma (pola pikir) baru.

JAKARTA – Dunia pendidikan kembali dicoreng. Kali ini lembar kerja siswa (LKS) Bahasa Inggris SMP di Kota Mojokerto berisi foto bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa atau dikenal Miyabi dalam keadaan bugil. Akibatnya, mengundang kecaman dari berbagai pihak, khususnya orangtua siswa dan guru.

Ironisnya lagi, LKS terbitan CV Sinar Mulia Mojosari, Kabupaten Mojokerto yang disusun Giyono, Sumantri dan Jalil yang memuat gambar Miyabi ini ditemukan di SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto, Gambar tersebut terdapat di halaman 36 bersama artis Indonesia dan fauna.

Menanggapi kasus ini, mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Giwo Rubianto Wiyogo yang dihubungi Harian Terbit, Jumat (21/9) mengecam masuknya foto Miyabi dalam LKS SMP itu.

Menurut Giwo, dengan keingintahuan yang menggebu sesuai usia remaja, bukan tidak mungkin siswa kemudian melongok ke internet. “Bisa-bisa yang ditemuinya adalah foto seronok Miyabi. Pada akhirnya, hal ini dapat merusak moral siswa,” jelasnya.

Giwo bukan hanya mengkritik penerbit LKS yang memuat foto Miyabi, tetapi juga foto-foto artis yang ada di sana. Semestinya, yang ditampilkan adalah foto tokoh penting atau karikatur yang mendidik, bukan foto artis karena apakah pentingnya foto-foto artis ditampilkan dalam LKS.

“Penerbit dan pihak sekolah harus bertanggungjawab atas peredaran buku LKS tersebut dan menarik dari pasaran. Bahkan, kalau bisa beri sanksi tegas penerbit tersebut,” tegas Giwo.

Dia berharap agar Menteri Pendidikan Muhammad Nuh bisa cepat menanggapi masalah ini. Bukan hanya penarikan buku yang dibutuhkan, tapi juga melakukan investigasi terhadap kelalaian menampilkan foto artis porno ini.

Jika memang terdapat unsur kesengajaan maka bukan suatu yang mustahil para pelaku dan penerbit buku bisa diseret ke meja hijau. Seperti diketahui, masyarakat Jawa Mojokerto dikejutkan adanya foto seorang artis porno asal Jepang terpampang secara jelas pada LKS Bahasa Inggris SMP Islam Mojokerja di halaman 36.

Dalam kata pegantarnya, tujuan diterbitkannya buku LKS bergambar artis porno ini untuk membantu siswa belajar dengan paradigma (pola pikir) baru, yaitu cooperative learning, active learning, dan mandiri.

Disebutkan pula, cara penyajian buku tugas ini akan membawa siswa berpikir kritis dan mencari informasi sendiri sesuai dengan tingkat perkembangannya.

Selain di SMP Islam Brawijaya, diperkirakan LKS meresahkan itu juga terdapat di sekolah-sekolah lain. Pasalnya untuk pembelian LKS biasanya dilakukan secara terkoordinir oleh MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).(dodo)

Editor — Maghfur Ghazali

Dodo Bogiarto — HARIAN TERBIT

Jumat, 21 September 2012 13:28 WIB

***

Waspadai para penjahat

Sebegitu manisnya alas an para penjahat itu, hingga penyajian gambar pelaku porno justru dijejalkan kepada nak didik dengan alasan  untuk membantu siswa belajar dengan paradigma (pola pikir) baru. It kalau bukan penjahat tidak ada. Dan para penjahat yang bersekongkol semacam itu sudah diingatkan dalam firman Allah Ta’ala, maka waspadailah:

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ [التوبة : 67]

67. Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya (berlaku kikir). Mereka telah lupa kepada Allah, Maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. (QS At_taubah: 67).

Ilustrasi dtk

(nahimunkar.com)

(Dibaca 949 kali, 1 untuk hari ini)