By Hanifah Qomariah on November 4, 2012

KELOMPOK hak asasi Suriah pada hari Sabtu (3/11/2012), dikabarkan merilis sebuah video tentang pendukung Assad-pasukan keamanan-yang tengah membunuh dan memutilasi tawanan mereka.

Video lain yang difilmkan pada bulan Juli di wilayah barat laut Latakia, menunjukkan seorang pria dengan seragam militer mengacungkan telinga terputus dan pisau sambil tertawa menghadap kamera.

“Ini adalah telinga anjing – kami akan mengajarkan mereka pelajaran,” kata pria itu, mengacu pada para warga yang berjuang melawan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.

Video itu kemudian menunjukkan tujuh mayat yang dimutilasi di tanah. Muncul dari sekelompok pasukan dengan pakaian militer salah seorangnya, ia mendekati salah satu mayat dan memotong telinga, pria lain berteriak “Berikan telinganya kepada anjing!”

Adalagi video yang difilmkan pada bulan Februari di selatan provinsi Daraa. Menunjukkan pejuang, beberapa orang mengenakan pakaian sipil dan beberapa orang lainnya menggunakan seragam militer. Mereka ditembak dengan senjata otomatis dengan posisi digeletakan di tanah oleh pasukan pendukung Assad.

“Ini adalah orang-orang bersenjata, anjing-anjing yang najis!” seorang pria berteriak dalam video.

Hak asasi manusia PBB mengatakan isi video tampaknya menunjukkan kejahatan perang. Dan pihak PBB memperingatkan bahwa pelaku kekejaman siapapun itu akan menanggung akibatnya.

“Jika kita menginginkan demokrasi di Suriah yang menghormati hak asasi manusia, kita tidak bisa diam dengan kejahatan apa pun, tak peduli siapa pelakunya,” kata Abdel Rahman, Direktur Observatorium Hak Asasi Manusia untuk Suriah. [hf/islampos/afp]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.558 kali, 1 untuk hari ini)