Ilustrasi


Puluhan warga Tebet melakukan aksi unjuk rasa menolak kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk meresmikan RPTRA Akasia, Tebet, Jakarta Selatan.

Salah seorang warga Mimi (45) mengatakan, menolak kehadiran Ahok di Tebet karena sering melakukan penggusuran sehingga dinilai tidak memihak kepada warga.”Saya pernah menjadi korban gusuran yang dilakukan Ahok. Setelah digusur, bukannya direlokasi malah dibiarkan. Di kasih unit rusun tapi harus sewa,” kata Mimi kepada wartawan, Jumat (21/102016).

Selain itu Mimi juga tak terima karena Ahok telah melakukan penistaan agama. “Harapan saya Ahok segera masuk penjara karena telah menistakan agama kami. Hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya.

Sumber: sindonews/suaranews.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.994 kali, 1 untuk hari ini)