Ilustrasi foto: Kiri – indonetwork.co.id, Kanan – http://yustisi.com

BENGKULU – Pemeriksaan periodik Laborotarium Kesehatan Masyarakat dan Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu menemukan bakso yang diduga mengandung daging babi. Bakso itu dijual pedagang di Argamakmur.

“Pemeriksaan yang dilakukan petugas Laboratorium Kesmavet ini dilakukan sekitar dua minggu yang lalu dengan mengambil sembilan sample pedagang bakso yang ada di kota Argamakmur, di Kabupaten Bengkulu Utara. Ternyata dari sembilan sample yang diambil tersebut, satu pedagang bakso dagingnya mengandung babi,” Kata Kadis Disnakkeswan Irianto Abdullah, Kamis.

Ia berharap, dengan adanya hasil pemeriksaan ini, bukan bermaksud untuk meresahkan masyarakat maupun merugikan pedagang bakso. Tetapi dalam hal ini pemerintah melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap daging yang di konsumsi masyarakat.

“Kita memang tidak mau menyebutkan namanya, karena akan mematikan usaha pedagang tersebut. Tetapi supaya masyarakat tahu bahwa, ada oknum pedagang yang nakal menggunakan daging yang tidak halal. Alangkah baiknya pedagang bakso ini jujur dengan membuat merek bakso daging babi, supaya jelas sehingga masyarakat muslim tidak terjebak mengkonsumsinya,” katanya.

Selain daging babi, masyarakat harus mewaspadai bakso mengandung boraks dan pengawet kimia berbahaya lainnya.

Redaktur: Stevy Maradona

Sumber: Antara

Kamis, 03 November 2011 10:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.417 kali, 1 untuk hari ini)