Sumber Foto : cantik.tempo.co


Oleh: drg. RA Niken Hapsari

Eh.. Jangan nakal ya..nanti disuntik loh sama dokter! Kalimat tersebut pasti sudah sering kita dengar kan atau bahkan pernah kita ucapkan. Tapi sadarkah kita jika kata-kata tersebut secara psikologis akan tertanam di pikiran anak dan membuat anak akan selalu berpikir bahwa ke dokter ataupun ke dokter gigi adalah sebuah hukuman.

Dalam ilmu kedokteran gigi, ada istilah segitiga pedodonti (segitiga kedokteran gigi anak). Maksud dari segitiga tersebut adalah anak-anak berada di puncak segitiga yang merupakan pusat perhatian orang tua dan dokter gigi yang merawatnya. Artinya sebisa mungkin orang tua mengkondisikan anaknya agar kooperatif selama menjalani perawatan. Begitu pun dokter gigi harus mengupayakan pendekatan yang baik pada anak. Selain itu antara dokter gigi dan orang tua anak harus menjalin komunikasi yang baik sehingga tujuan perawatan dapat tercapai.

Oleh karena itu orang tua diharapkan menanamkan sugesti positif pada anak-anaknya bukan mengatakan kata-kata yang membuat anak akan merasa terhukum ketika harus pergi ke dokter gigi. Mulai sekarang biasakan untuk tidak mengatakan “nanti disuntik yaa kalo nakal..” ubah cara komunikasi kita pada anak. Sehingga ketika tiba saatnya anak harus datang ke dokter gigi untuk melakukan perawatan, dokter gigi tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan baik karena anak-anak sudah paham bahwa datang ke dokter adalah untuk kebaikan kesehatannya.

(Penulis adalah dokter gigi di Klinik Denta Aesthetica yang beralamat di Ruko D Mal B3 No 27 Kav 88 Depok)

(depokraya.com-/ http://citayamarea.blogspot.sg/)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 403 kali, 1 untuk hari ini)