Hitam di Balik Putih / Bantahan Terhadap ‘Buku Putih Mazhab Syiah’


 
 


Tanda-tanda akhir zaman seperti yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam prediksikan sudah banyak terbukti saat ini. Salah satunya kelak akan munculnya golongan yang membuat kerusakan di muka bumi.

Syiah punya sejarah panjang. Berawal dari perseteruan pada masa Khalifah Ali r.a. yang “di-biangkeroki” oleh oknum Yahudi Abdullah bin Saba’—yang berhasil memecah belah umat Islam kala itu.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?
Kata mereka:

Apabila penjelasan disampaikan dengan kurang jelas, pernyataan jujur ternyata tidak jujur. Ungkapan kebenaran direkayasa, dan fakta disajikan dengan buku yang sebenarnya, pasti akan menimbulkan keraguan, ketidakpastian, bahkan penolakan. Saya meyakini bahwa kebenaran hakiki ada dan fakta sesungguhnya dapat terbuka. Semua itu kembali tergantung seberapa jauh kita bersikap jujur dan tidak menyembunyikan kebenaran.

 

Penulis buku ini sedang berusaha mengungkap fakta dan kebenaran itu.
(Prof. Dr. Utang Ranuwijaya, ketua Komisi Fatwa dan pengkajian MUI Pusat.)

“Selama ini penganut Syiah mengklaim bahwa Syiah adalah golongan atau madzhab dalam Islam, padahal sebenarnya mereka hanya bersembunyi di balik kata Ahlul Bait. Menurut klaim Syiah apa yang dikatakan Ahlus Sunnah kepada Syiah merupakan tuduhan dan fitnah belaka. Namun, buku Hitam di Balik Putih: Bantahan terhadap Buku Putih Madzhab Syiah karya Ustadz Amin Muchtar Membuktikan bahwa klaim itu tidak benar. Selain itu, buku ini juga menjadi penjelas dan pembatas siapa yang berada di jalan haq dan siapa yang berada di jalur batil.”
(KJ. Deddy Rahman, Ulama di Jawa Barat dan Pengasuh Acara Dialog Islam Radio Garuda FM)

———————————–
Hitam Di Balik Putih Bantahan Terhadap Buku Putih Mazhab Syiah

Penulis: Amin Muchtar

Sampul: Soft Cover
Isi: 320 halaman
Ukuran: 14,5 Cm x 20,5 Cm
Harga: Rp. 83.000,-

 

Via fb

Adian Husaini

· 22 Juli · 

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 369 kali, 1 untuk hari ini)