foto ilustrasi

.

 

SUKABUMI– Kesal lantaran sering digunakan maksiat perzinahan, ratusan warga mendatangi sebuah penginapan ilegal (hotel melati) di kota Sukabumi, Jawa Barat. Tak hanya mendatangi, warga juga mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas penginapan mesum itu Senin (16/6/2014).

Aksi warga akhirnya bisa diredam setelah sejumlah aparat kepolisian Kota Sukabumi datang ke penginapan di kampung Yangkoyot, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

Sejatinya penginapan kelas melati ini tak lagi beroperasi. Namun diam-diam pengelola ternyata sering menerima tamu hingga akhirnya warga sering memergoki jika tempat tersebut kerap didatangi pasangan bukan suami istri untuk berzina.

Pada siang hari penginapan tersebut tampak sepi. Namun, menjelang malam biasanya pengunjung baru berdatangan.

Melihat kondisi itu, akhirnya warga kesal dan langsung menghancurkan tempat tersebut dengan cara merobohkan beberapa bangunan penginapan. Saat warga melakukan aksi pembongkaran, polisi datang dan segera meredam amarah warga yang saat itu tengah membongkar bangunan penginapan itu.

Salah seorang warga bernama Kohar mengatakan, aksi anarkis warga dipicu kekesalan terhadap pengelola penginapan kelas melati ini. Sebab warga mengetahui jika tempat tersebut sudah lama tak beroperasi.

“Tapi kenyataan meski sembunyi-sembunyi pengelola tetap menerima pasangan mesum untuk menempati fasilitas penginapan,” kata Kohar, lansir 108jakarta.com Senin (16/6/2014).

Guna mengantisipasi adanya aksi susulan, polisi Kota Sukabumi langsung melakukan penjagaan ketat di areal penginapan dan memasang garis polisi. Sementara, pengelola penginapan langsung diamankan polisi. (azm/arrahmah.com)A. Z. Muttaqin Selasa, 18 Sya’ban 1435 H / 17 Juni 2014 08:00

 (nahimunkar.com)

(Dibaca 2.877 kali, 1 untuk hari ini)