•  Dalam laporan setebal 195-halaman, kelompok hak asasi berbasis di New York itu menuduh pasukan keamanan Mesir melaksanakan pembunuhan 1150 demonstran secara sistematis
  • “Di Rabaa Square, pasukan keamanan Mesir melakukan satu pembunuhan terbesar di dunia terhadap demonstran dalam satu hari dalam sejarah,” kata Direktur HRW Kenneth Roth Eksekutif seperti dikutip dalam laporan.
  •  VIDEO: Pembantaian Militer Mesir Rabaa توثيقي مذبحة فض اعتصام رابعة

http://www.youtube.com/watch?v=x6Mnm9neSLc

HUMAN Rights Watch (HRW) menyerukan pembentukan penyelidikan PBB terkait insiden “pembantaian” ratusan pendukung presiden terguling Muhammad Mursi pada musim panas lalu di Rabaa al-Adawiya Square Kairo.

Berbicara pada konferensi pers yang diadakan untuk mengungkap laporan terbaru HRW pada peringatan tahun pertama pembubaran berdarah aksi pro Mursi direktur pengawas HRW Timur Tengah, Sarah Leah Whitson, menyerukan kepada Dewan HAM PBB untuk mendirikan sebuah panel yang bertugas menyelidiki insiden dan mengadili mereka yang bertanggung jawab.

Dalam laporan setebal 195-halaman, kelompok hak asasi berbasis di New York itu menuduh pasukan keamanan Mesir melaksanakan pembunuhan 1150 demonstran secara sistematis, termasuk setidaknya 817 selama pembubaran kamp protes di Rabaa, mengatakan pembunuhan tersebut mungkin merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Di Rabaa Square, pasukan keamanan Mesir melakukan satu pembunuhan terbesar di dunia terhadap demonstran dalam satu hari dalam sejarah,” kata Direktur HRW Kenneth Roth Eksekutif seperti dikutip dalam laporan.

“Ini bukan hanya kasus kekerasan yang berlebihan atau penanganan aksi yang buruk,” ujarnya. “Ini adalah tindakan kekerasan yang direncanakan di tingkat tertinggi pemerintah Mesir.”

“Banyak pejabat yang sama masih berkuasa di Mesir, dan bertanggung jawab untuk semua ini,” tambahnya.

Kelompok HAM itu menegaskan bahwa pasukan keamanan,telah membunuh minimal 817 orang – mengatakan angka itu mungkin lebih dekat ke 1000 – di Rabaa Square.

Namun pemerintah Mesir pada hari Selasa kemarin menolak laporan HRW dan menyebut laporan HRW bernuansa politis dan bias.[fq/islampos/anadolu] Rabu 16 Syawal 1435 / 13 Agustus 2014 05:55

 ***

VIDEO: Pembantaian Militer Mesir Rabaa توثيقي مذبحة فض اعتصام رابعة

http://www.youtube.com/watch?v=x6Mnm9neSLc

Agustus 17, 2013 | Filed under: Dokumenter,MV TV,Berita | Dikirim oleh: MV Media

***

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ

Sungguh lenyapnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang Muslim. ( HR. AN-NASA-I (VII/82), dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu. Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi (no. 1395). Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahiih Sunan an-Nasa-i dan lihat Ghaayatul Maraam fii Takhriij Ahaadiitsil Halaal wal Haraam (no. 439).

Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan dahsyatnya siksa bagi pembunuh orang mu’min dengan sengaja:

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا  [النساء : 93]

93. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya. (QS AN-NISAA’/4: 93)

Ingatlah akan firman Allah سبحانه وتعالى dalam QS. Al Baqarah 2:120 berikut :

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗوَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Artinya:

Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS Al-Baqarah: 120)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 221 kali, 1 untuk hari ini)