Telah kami teliti mengenai umumnya kitab-kitab As-Sunnah maka tidak kami dapati padanya satu dzikir pun (untuk akhir tahun, red nahimunkar.com). Maka yang benar adalah menjauhi dari do’a akhir tahun tersebut, karena sesungguhnya setiap bid’ah (ciptaan baru dalam agama) adalah sesat. Sedangkan kebaikan itu semuanya dalam ittiba’ (mengikuti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam), dan keburukan itu semuanya dalam ibtida’ (bid’ah, ciptaan baru dalam agama).

Inilah fatwanya.

***

Hukum Tentang Apa yang Dikenal dengan Do’a Akhir Tahun

Soal:

بسم الله الرحمن الرحيم وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه.

Aku ingin dari kebaikan antum untuk menampakkan pendapat mengenai sahnya perkataan ini dan bolehnya mengamalkannya, yaitu do’a akhir tahun. Pada akhir hari setiap tahun berwudhu dan shalat sunnat dua raka’at waktu dhuha kemudian berdoa dengan do’a ini:

Dengan nama Allah yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Shalawat dan salam atas sayyidina Muhammad dan atas keluarganya dan sahabatnya. Ya Allah, apa yang Engkau ketahui pada tahun ini dari apa yang Engkau larang padaku darinya lalu aku belum bertaubat darinya dan Engkau belum meridhoinya, dan aku telah melupakannya sedang Engkau tidak melupakannya dan kemurahan hatiMu atasku setelah kekuasaanMu untuk menyiksaku dan ajakanMu padaku untuk bertaubat setelah keberanianku atas bermaksiat kepadaMu maka sesungguhnya akau minta ampun kepadaMu, maka ampunilah aku dengan keutamaan-Mu. Dan apa yang aku kerjakan pada tahun ini dari apa yang Engkau ridhoi dan Engkau janjikan atasnya pahala, maka aku minta kepadaMu ya Allah Ya kariem, ya Dzal Jalali wal Ikram untuk mengabulkanku, dan jangan Engkau putuskan harapanku dariMu ya Kariem. Shalawat dan salam atas sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabatnya.

Dikerjakan seperti itu setelah tergelincirnya matahari, kemudian sebelum shalat ashar. Dengan demikian berdoa pada hari ini tiga kali. Apabila dikerjakan yang demikian maka menjadikan syaitan berkata; kami telah berpayah-payah beserta orang ini sepanjang tahun, lalu susah-payahku (sepanjang tahun) itu dirusak dalam satu saat (saja).

Fatwa:

Al-hamdu lillah. Shalawat dan salam atas Rasulillah, dan atas keluarganya dan sahabatnya.

Amma ba’du (setelah yang demikian) maka sungguh sebagian perkataan ini terdapat di kitab-kitab yang tidak mementingkan keshahihan hadits, seperti kitab Hasyiyah As-Syaikh Kanun ‘ala al-Banani. Telah kami teliti mengenai umumnya kitab-kitab As-Sunnah maka tidak kami dapati padanya satu dzikir pun. Maka yang benar adalah menjauhi dari do’a akhir tahun tersebut, karena sesungguhnya setiap bid’ah (ciptaan baru dalam agama) adalah sesat. Sedangkan kebaikan itu semuanya dalam ittiba’ (mengikuti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam), dan keburukan itu semuanya dalam ibtida’ (bid’ah, ciptaan baru dalam agama).

Wallahu a’lam.

Mufti markaz Al-fatwa dengan bimbingan Dr Abdullah Al-Faqih. (Fatawa ashShabakah Al-Islamiyah, juz 115/ halaman 39/ islamweb, رقم الفتوى : 45049).

Posted on Nov 2nd, 2013

by nahimunkar.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.165 kali, 1 untuk hari ini)