FATWA LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’

JILID 1 TENTANG AQIDAH

Disusun oleh: ASY-SYAIKH AHMAD BIN ABDURRAZAQ AD-DUWAISY

شخص عبد غير الله أو دعا غير الله أو ذبح لشيخ

فتوى رقم (4144):

س: هنا شخص عبد غير الله أو دعا غير الله أو ذبح لشيخ كما يحدث في مصر, فهل يعذر بجهله أم لا يعذر بجهل؟ وإذا كان لا عذر بجهل فما الرد على قصة ذات أنواط؟ أفتونا مأجورين.

ج: لا يعذر المكلف بعبادته غير الله أو تقربه بالذبائح لغير الله أو نذره لغير الله ونحو ذلك من العبادات التي هي من اختصاص الله إلا إذا كان في بلاد غير إسلامية،ولم تبلغه الدعوة فيعذر لعدم البلاغ لا لمجرد الجهل; لما رواه مسلم عن أبي هريرة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال: والذي نفس محمد بيده لا يسمع بي أحد من هذه الأمة يهودي ولا نصراني ثم يموت ولم يؤمن بالذي أرسلت به إلا كان من أصحاب النار فلم يعذر النبي صلى الله عليه وسلم من سمع به, ومن يعيش في بلاد إسلامية قد سمع بالرسول صلى الله عليه وسلم فلا يعذر في أصول الإيمان بجهله.

أما من طلبوا من النبي صلى الله عليه وسلم أن يجعل لهم ذات أنواط يعلقون بها أسلحتهم فهؤلاء كانوا حديثي عهد بكفر،وقد طلبوا فقط ولم يفعلوا فكان ما حصل منهم مخالفا للشرع, وقد أنكره عليهم النبي صلى الله عليه وسلم فلم يفعلوه.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد, وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضو

عضو

نائب رئيس اللجنة

الرئيس

عبد الله بن قعود

عبد الله بن غديان

عبد الرزاق عفيفي

عبد العزيز بن عبد الله بن باز

 

(Hukum) Seseorang yang Menyembah Selain Allah atau Berdo’a kepada selain-Nya atau Menyembelih untuk Seorang Syaikh     

Fatwa nomor 4144:

Pertanyaan: Disini ada seseorang yang menyembah selain Allah atau berdo’a kepada selain-Nya atau menyembelih untuk seorang syaikh seperti yang terjadi di Mesir. Apakah ia diberi udzur dengan kejahilannya ataukah tidak diberi udzur? Jika tidak diberi udzur dengan kejahilannya, apa bantahan pada kisah dzatu anwath? Berilah fatwa kepada kami, semoga anda sekalian mendapat pahala dari Allah. 

Jawab:
Seorang mukallaf tidak diberi udzur dalam beribadah kepada selain Allah atau mendekatkan diri dengan menyembelih untuk selain Allah atau bernadzar untuk selain Allah dan ibadah-ibadah lainnya yang merupakan kekhususan bagi Allah
kecuali jika ia berada di negeri bukan negeri Islam dan belum sampai dakwah kepadanya maka ia diberi udzur karena tidak ada dakwah bukan karena kebodohan semata; berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda:

«وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ، وَلَا نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ»

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang mendengar tentangku dari umat ini baik seorang Yahudi ataupun Nasrani kemudian ia tidak beriman dengan yang aku bawa melainkan termasuk penghuni neraka.”

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memberi udzur  siapa saja yang telah mendengar tentang beliau. Barangsiapa tinggal di negeri Islam dan mendengar tentang Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam tidak diberi udzur dalam perkara-perkara pokok keimanan hanya berdasarkan kejahilan (kebodohannya) semata.

Adapun permintaan orang-orang kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wasallam agar beliau membuatkan dzatu anwath untuk menaruh senjata-senjata mereka (agar lebih hebat) maka mereka ini baru saja masuk Islam. Mereka baru sebatas meminta dan belum melakukan (belum menaruh senjata-senjata mereka). Apa yang terjadi di antara mereka merupakan perbuatan yang menyelisihi syari’at sehingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam mengingkari mereka maka mereka tidak jadi melakukannya.

Semoga Allah memberi taufiq dan semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa

Ketua              : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz                                                                            

Wakil ketua     : Abdurrazaq ‘Afifi

Anggota          : Abdullah bin Ghudayan

Anggota          : Abdullah bin Qu’ud

(Sumber : Fatwa lajnah daimah lilbuhuts al-ilmiyah walifta’ tentang aqidah yang disusun oleh Syaikh Ahmad bin Abdurrazaq Ad-Duwaisy, dari situs www.dorar.net atau mauqi’u ad-durar as-saniyah).

Diterbitkan : Wednesday, 1 December 2021 

https://binabbas.org/2021/12/hukum-seseorang-yang-menyembah-selain-allah-atau-berdoa-kepada-selain-nya-atau-menyembelih-untuk-seorang-syaikh/

***

Demikianlah ftwa dari lembaga resmi di Saudi Arabia yang terdiri dari para ualam besar, Komite Tetap Riset Ilmiyah dan Fatwa/ LAJNAH DAIMAH LILBUHUTS AL-ILMIYAH WALIFTA’: Seorang mukallaf tidak diberi udzur dalam beribadah kepada selain Allah.

Bagaiamana pula bila ada seorang yang disebut ustadz atau buya menyiarkan faham sesatnya: apapun yang disembah hakikatnya menyembah Allah. (lihat video menit ke 19 sekian detik dalam memaknakan لااله الا الله).

Video di youtube :

https://youtu.be/uD2bljBeWdM

Pembahasan masalah itu silakan simak berikut ini:

 

Kesesatan Arrazy Hasyim: Apapun yang Disembah Hakikatnya Menyembah Allah

Posted on 26 Juni 2022

by Nahimunkar.org

Semakin tersesat dan menyesatkan Arrazy Hasyim, Menurutnya apapun yang disembah hakikatnya menyembah Allah. (lihat video menit ke 19 sekian detik dalam memaknakan لااله الا الله).

Nyembah patung, nyembah pohon dan nyembah berhala lainnya hakikatnya nyembah Allah?

Jadi untuk apa para Nabi dulu mendakwahkan Tauhid dan menghancurkan berhala² jika hakikatnya adalah menyembah Allah? Tidak pahamkah Arrazy ini dgn  makna laa ilaaha illallaah?

Apa dia tidak tahu sejarah tentang Amru bin Luhay yang membawa “Hubal” berhala pertama  ke Makkah yang ditempatkan di sana hingga tibanya hari kemenangan Islam. Kala kemenangan itu tiba, Hubal beserta 320 berhala lainnya dihancurkan dan dijauhkan dari Ka’bah. Dengan demikian, Baitullah Al-Haram menjadi suci bersih tanpa berhala. Demikian pula Mekkah dan Tanah Haram kembali menjadi suci dari berhala. Segala puji hanya bagi Allah Rabb semesta alam.

Bukankah akhirnya Amr di usir? Dan dikatakan dalam hadits shahih Amru masuk neraka dgn menarik ususnya?*)

Begitu pedihnya sikasa bagi orang yg membawa berhala, dan sekarang ada seseustadz seperti si Arrazy mengatakan apapun yg disembah hakikatnya menyembah Allah? Subhanallah… Semoga Allah beri hidayah kpd kita semua.

video lengkap ada di youtube :

https://youtu.be/uD2bljBeWdM

Menit 19 dst.

Link inti pembahasan dersik

By dakwahpost.com at 4/25/2022

https://www.dakwahpost.com/2022/04/kesesatan-arrazy-hasyim-apapun-yang-disembah-hakikatnya-menyembah-allah.html

***

*) Di dalam tafsir al-Qur’anul Azhim tulisan Imam Ibnu Katsir disebutkan, “Orang yang pertama kali memerintahkan orang-orang agar menyalahi syari’at Allah Ta’ala adalah ‘Amru bin Luhay Qam’ah.”

Ia adalah sosok yang mula-mula memasukkan berhala-berhala ke dalam Ka’bah. Tidak berhenti, ia juga, “Mengajak orang-orang Quraisy untuk menyembah berhala-berhala tersebut,” demikian tulis Ibnu Katsir, “dan ajakannya mendapat respon dari orang-orang kafir lainnya.”

Karena perbuatannya itulah, Rasulullah Saw bersabda,

رَأَيْتُ عَمْرَو بْنَ لُحَيِّ بْنِ قَمْعَةَ بْنِ خِنْدِفَ أَبَا بَنِي كَعْبٍ هَؤُلَاءِ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ, لأنه أوَّلُ منْ سَيَّبَ السواَئِب

Sabda Nabi, “Aku melihat ‘Amru bin Luhay bin Qam’ah menarik ususnya di dalam neraka,” sebabnya karena, “dialah yang pertama kali membuat Saaibah.”

Hadits yang mulia ini diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dalam kitab Shahihnya. Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari siksa kubur dan dahsyatnya azab neraka Jahannam. [Pirman]

https://kisahikmah.com/naudzubillah-inilah-orang-yang-menarik-ususnya-sendiri-di-neraka/

***

Sejarah penghancuran Kemusyrikan 20 Ramadhan 8 Hijriyah.

Di negeri (Indonesia) ini, kemusyrikan yang diusung bahkan didukung oleh golongan tertentu yang mengaku Islam itu sampai menjelang Ramadhan 1443H/ 2022 justru tampaknya semakin dibesarkan.

Bila kemusyrikan di Arab dapat ditumbangkan pada bulan Ramadhan 8 Hijriyah, apakah kemusyrikan di negeri yang merupakan negeri terbesar jumlah Islamnya di dunia ini tidak ada upaya untuk mengikis habis kemusyrikan, terutama di Bulan Ramadhan? Toh Wakil Presidennya adalah seorang ulama, KH Ma’ruf Amin, yang tentu saja faham betul bahwa kemusyrikan itu disamping dosa paling besar, masih pula dalam sejarah telah banyak dihancurkannya negeri2 yang penduduknya orang2 musyrik, adalah karena kemusyrikan mereka. Karena Allah Ta’ala murka ketika disekutukan dengan apapun.

‘Amr bin Luhay Al-Khuzai عمرو بن لحي perintis kemusyrikan di Arab

Buku Hartono Ahmad Jaiz, Nabi-nabi Palsu dan Para Penyesat Ummat, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta. Foto/bklpk

Dalam sejarah kelam kemusyrikan zaman jahiliyah di Arab, ternyata ada pentolan yang mengusung kemusyrikan, hingga Ka’bah Baitullah (Rumah Allah) di Makkah dikitari 360 patung berhala. Pengusung awalnya adalah ‘Amr bin Luhay Al-Khuzai عمرو بن لحي penguasa kunci Ka’bah. (Sejarahnya dapat dilihat di antaranya di buku Hartono Ahmad Jaiz, Nabi-nabi Palsu dan Para Penyesat Ummat, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta. https://www.nahimunkar.org/nabi-nabi-palsu-dan-para-penyesat-umat/ ).

Pada hari kedua puluh Ramadhan tahun 8 Hijriyah, Fathu Makkah (Penaklukan Kota Makkah Al-Mukarramah) terjadi, hingga 360 berhala di sekitar Ka’bah itu barulah dijungkir-jungkirkan dengan disodoki pakai busur oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, atas pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Alhamdulillah.

 
 

Kemusyrikan di tanah suci Makkah itu telah dihapus dengan diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana kemusyrikan di zaman2 sebelumnya pun dihapus oleh para utusan Allah Ta’ala, agar manusia dan jin hanya menyembah Allah saja tanpa menyekutukanNya (tanpa disertai kemusyrikan), namun hingga kini kemusyrikan masih ada, dan bahkan masih merajalela. Walaupun di negeri yang jumlah ummat Islamnya terbesar di dunia sekalipun; ternyata kemusyrikan dengan aneka macamnya masih merajalela. Itu semua karena memang ada pentolan-pentolan yang sengaja mengusungnya, sebagaimana sejarah kelam jahiliyah tersebut ada pula pentolan pengusung kemusyrikannya.

https://www.nahimunkar.org/viral-nametag-petugas-pawang-hujan-saat-kunjungan-jokowi-ke-riau/

https://www.nahimunkar.org/kesesatan-arrazy-hasyim-apapun-yang-disembah-hakikatnya-menyembah-allah/?fbclid=IwAR0qegGta4vFh3PYeDIvNcirwyFKuM5T_RpD94-qhMv5i6Y3A13vshVJtDc

 

(nahimunkar.org)