Sultan Hasanal Bolkiah (ist)

.

SI Online – Brunei Darussalam akan memberlakukan hukum hudud. Jenis sanksi yang akan diterapkan itu adalah hukum rajam bagi pezina dan potong tangan bagi pencuri.

Pemberlakuan sanksi ini adalah sebagai upaya Brunei Darussalam untuk memperkenalkan salah satu jenis hukum syariah Islam. Adalah Sultan Hassanal Bolkiah yang menyampaikan hal itu hari ini. “Kita sudah menggarap hukum syariah bertahun-tahun dan kini hukum itu sudah dimasukkan dalam lembaran negara,” kata Sultan Bolkiah, seperti tertulis di laman Bangkok Post, Selasa (22/10/2013)

Seusai melalui fase-fase sosialisasi, Sultan Bolkiah mengatakan, “Hukum syariah Islam akan berlaku pada enam bulan ke depan.”

Sultan Hassanal Bolkiah meminta penerapan hukum syariah Islam sejak 1996. Selama ini, Kesultanan Brunei yang sudah ada sejak enam abad silam menerapkan dua sistem hukum antara syariah dan hukum peninggalan penjajah Inggris. Penjajahan Inggris berakhir pada 1984. Hukum syariah Islam lazimnya berlaku saat perkara-perkara tertentu seperti sengketa perkawinan.

Di Brunei Darussalam, aturan yang sesuai syariah Islam juga berlaku semisal tiap Jumat. Segala kegiatan masyarakat, seperti bisnis, wajib tutup selama dua jam bertepatan dengan waktu sembahyang Jumat.

Hingga kini, dari 400.000 penduduk Brunei Darussalam, 70 persennya adalah kelompok etnis Melayu beragama Islam. Lalu, 15 persen lainnya adalah keturunan China. Adapun sisanya adalah penduduk asli.

red: abu faza/dbs

***

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.570 kali, 1 untuk hari ini)