Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Ibu Kota Jakarta akan dipindah ke Kalimantan.
Namun ternyata Kalimantan malah terjadi kebakaran hutan sampai membuat resah negara tetangga.

Kebakaran Hutan Seluas 42.740 Hektar

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) menyatakan, berdasarkan data yang dihimpun terdapat 42.740 hektar hutan dan lahan terbakar.

Jumlah luas hutan dan lahan yang terbakar itu diketahui berdasarkan pengamatan citra Landsat 8 Operational Land Imager dan pemantauan lapangan.

“Kemudian juga terverifikasi dan cek lapangan, sampai bulan Mei ini kami hitung 42.740 hektar,” kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles B Panjaitan di Gedung KLHK, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Raffles mengatakan, total lahan yang terbakar itu paling banyak mengenai lahan gambut. Sisanya, yang terbakar adalah lahan tanah mineral.

“Nah yang memang banyak itu di gambut 27.538 hektar, yang di mineral 15.202 hektar,” ujarnya.

Raffles mengatakan, Provinsi Riau menjadi lokasi yang mengalami kebakaran hutam dan lahan terluas, yakni 27.683 hektar.

Berikutnya diikuti oleh tiga provinsi lain, yaitu Kalimantan Timur, Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

“Kalimantan Timur seluas 5.153 hektar, Kepulauan Riau seluas 4.970 hektar, dan Kalimantan Barat seluas 2.274 hektar,” kata dia.

Raffles melanjutkan, setidaknya ada enam provinsi yang saat ini masih berstatus siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.

Enam provinsi itu adalah Riau, Kalimantan Barat, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jambi.

Link: https://nasional.kompas.com/read/2019/08/01/17400981/kebakaran-hutan-dari-januari-hingga-mei-2019-seluas-42740-hektar

***

[01/08/2019]
Ada Kebakaran Lahan di Kalimantan, Kemenhub Pantau Khusus Bandara Sampit
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190806/98/1133007/ada-kebakaran-lahan-di-kalimantan-kemenhub-pantau-khusus-bandara-sampit

[18/7/2019]
Repotnya Memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalsel
https://www.liputan6.com/regional/read/4015415/repotnya-memadamkan-kebakaran-hutan-dan-lahan-di-kalsel

[6/8/2019]
Jokowi Malu Kebakaran Hutan Jadi Berita Utama Mancanegara

Presiden Joko Widodo mengaku malu kabut asap yang akibat kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan menjadi berita utama di negara tetangga. Malaysia dan Singapura baru-baru ini memuat kebakaran lahan di Indonesia sebagai berita utama.

https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/PNgLY8Xb-jokowi-malu-kebakaran-hutan-jadi-berita-utama-mancanegara

Nih..hari senin Sore di Palangkaraya bombardir Air dari Udara…sampai Detik ini Kota yg konon katanya Calon Ibu kota negara diselimuti Asap krn diserang Negara Api. pic.twitter.com/ozztryFar1

— qshoeth (@EKOPGN) August 7, 2019

 

[portal-islam.idRabu, 07 Agustus 2019  berita nasional

 

***

Mau Pindah Ibukota ke Kalimantan? Ironis dan Miris


Posted on 4 Agustus 2019

by Nahimunkar.org

  • “Bangun rumah korban bencana belum selesai mau bangun ibukota 500T,” kata Fahri lewat twitternya yang dikutip Kamis (1/8/2019).

  • Di balik itu, dalam sejarahnya, yang usul agar ibukota dipindah ke Palangkaraya itu adalah tokoh PKI namanya Semaun, ketua PKI paling awal. 

  • Sejarah tidak boleh dilupakan, apalagi penegasan Presiden Jokowi berkaitan dengan ditolaknya PKI pun telah dimantapkan: Tidak Ada Ruang bagi PKI, TAP MPRS Tidak Akan Dicabut (PR 1 Okt 2017, 05:23)

  • Memindahkan ibukota ke Kalimantan itu sama artinnya dengan menempatkan seorang yang tak sadar tengah menduduki sebuah bom besar dan mematikan. Bom Asap. 
    Sebagaimana diketahui bahwa sebaran lahan gambut yang terdeteksi dan tercatat resmi di Indonesia adalah 15,4 juta hektar tersebar di P. Sumatra, P. Kalimantan, P. Irian. Data lain mengungkapkan 20,6 juta hektar.

  • Ironis dan miris. Rakyat ada yang mengalami busung lapar, hingga meninggal, tapi ada berita santer, ibukota mau dipindah dari Jakarta ke Kalimantan yang akan menelan biaya hampir 500 triliun.

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode pertama 214-2019 sedang menggodok dan mengkaji rencana perpindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta. Namun, usulan rencana perpindahan tersebut terus mendapatkan kritik dari berbagai pihak termasuk DPR RI.

Sementara itu kondisi masyarakat ada yang sangat memprihatinkan, ada yang mngalami busung lapar hingga meninggal dunia.

Dari sisi lain ada pengamat yang lebih tegas lagi menyorotinya.

 lbu Kota jadi dipindah ke Kalimantan?

Tidak usah berpanjang panjang untuk mengkaji dan analisa bahwa pemindahan ibukota ke Kalimantan menurutku itu adalah kebijakan kurang pikir. Mengapa?

Karena memindahkan ibukota ke Kalimantan itu sama artinnya dengan menempatkan seorang yang tak sadar tengah menduduki sebuah bom besar dan mematikan. Bom Asap.

Sebagaimana diketahui bahwa sebaran lahan gambut yang terdeteksi dan tercatat resmi di Indonesia adalah 15,4 juta hektar tersebar di P. Sumatra, P. Kalimantan, P. Irian. Data lain mengungkapkan 20,6 juta hektar. Belum terdata baik berapa tebalnya lahan gambut yang ada di Indonesia./ (By Adi Ketu)/ [portal-islam.id]  Rabu, 31 Juli 2019  Catatan/ diringkas.

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 3.502 kali, 1 untuk hari ini)