Bagi banyak orang, tahun baru disambut dengan berdiri di lapangan luas beramai-ramai dan berteriak 3… 2… 1…

Lalu habis itu pulang setelah menunggu pukul 00:00 dari pukul 8 malam sebelumnya.

Itu terjadi di belahan dunia tak terkecuali di kota modern New York.

Malangnya, malam tahun baru ini adalah malam tahun baru terdingin di New York.

Seperti dilansir dari New York Post, tahun ini adalah malam terdingin sejak tahun 1962.

Suhu di Times Square tempat perayaan itu adalah -11 derajat Celcius.

Sedangkan rekor terdingin adalah pada tahun 1917, yaitu -17 derajat Celcius.

Meskipun suhu ekstrim itu sudah diperingatkan oleh otoritas kota, namun masyarakat tetap tidak peduli.

Masalahnya, begitu mereka masuk ke lapangan tempat perayaan, mereka tidak boleh keluar lagi dari batas yang dipagari polisi.

Akibatnya, banyak warga yang sudah mengantre di sana sejak pukul 8 malam sulit untuk buang air kecil.

Apalagi udara dingin membuat keinginan buang air kecil makin memuncak.

Warga kota yang sudah mendengar peringatan otoritas kota menyiasatinya dengan memakai pampers.

Sedangkan yang awalnya merasa bisa tahan ternyata tidak, terpaksa buang air kecil alias pipis di celana.

Bukan hanya sekali, tapi berkali-kali!

David Togatorop / nakita.grid.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.959 kali, 1 untuk hari ini)