Ilustrasi assunnahfm

  • Harian Republika tertanggal (9/2/2012) memuat iklan berjudul “Melawan Politik Adu Domba Umat dengan Persatuan Umat” ternyata sarat akan propaganda Syiah dan penuh penyimpangan.
  •  Menyatakan Sunnah dan Syiah adalah dua mazhab besar dalam Islam adalah kebohongan publik, sebab faktanya Syiah bukan mazhab seperti yang dikenal dalam Islam, tapi firqoh atau sekte yang suka menyamar dengan istilah mazhab Ahlul Bait atau Mazhab Jakfari.
  • Kemarahan Sunni terhadap Syi’ah bukan karena adanya adu domba tetapi karena aqidah syiah yang menuduh Qur’an palsu dan mencaci maki sahabat serta istri Nabi

Inilah beritanya.

***

Iklan Propaganda Syiah Penuh Kebohongan

Kampanye yang dilakukan kelompok yang menamakan diri Yayasan Muslim Indonesia Bersatu pada harian Republika tertanggal (9/2/2012) mendapatkan respon tegas dari Wasekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia. Iklan berjudul “Melawan Politik Adu Domba Umat dengan Persatuan Umat” yang sarat akan propaganda Syiah menurutnya penuh penyimpangan.

“Menyatakan Sunnah dan Syiah adalah dua mazhab besar dalam Islam adalah kebohongan publik, sebab faktanya Syiah bukan mazhab seperti yang dikenal dalam Islam, tapi firqoh atau sekte yang suka menyamar dengan istilah mazhab Ahlul Bait atau Mazhab Jakfari.  Jumlah mereka pun tak bisa dikatakan besar sebab cuma 10% dari total 1,6 miliar muslim dunia,” tandasnya kepada Eramuslim.com, Kamis (9/2)

Fahmi Salim juga menambahkan bahwa Syiah Imamiyah 12 suka mengklaim dan menyamar dengan sebutan mazhab Jakfari juga bentuk kebohongan publik. Karena lanjut Master Studi Qur’an dari Al Azhar Kairo itu faktanya Imam Jakfar as-Shodiq tak pernah mendirikan mazhab fiqih sebagaimana lazimnya, sebab beliau tidak meninggalkan karya tulis fiqih/ushulfiqh/musnad hadis seperti halnya para Imam Mazhab Arba’ah (Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, dan Ahmad).

“Istilah mazhab Jakfari lebih tepat disebut mitos. Lagipula perbedaan Sunni – Syiah lebih besar bukan pada perbedaan/ikhtilaf fiqih/furu’iyah, tapi lebih besar pada perbedaan ushul/pokok seperti akidah imamah, tahrif alquran, pengkafiran para sahabat dan ummahat mukminin dan lain-lain,” tambahnya.

Sebelumnya, iklan dari Yayasan Muslim Indonesia Bersatu yang memenuhi setengah halaman koran Republika tersebut menyatakan keabsahan Syiah sebagai aliran dalam islam sambil menukil beberapa nama Ulama Sunni. Iklan tersebut juga mengatakan bahwa Syiah diakui sedikitnya di 48 negara, yang dimuat dalam Risalah ‘Amman. Dalam risalah yang dinukil YMIB itu dikatakan bahwa Mazhab Jakfari juga bagian dari Islam. (Pz)

ERAMUSLIM > BERITA NASIONAL

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/iklan-propaganda-syiah-penuh-kebohongan.htm
Publikasi: Jumat, 10/02/2012 10:37 WIB

***

Syiah Sudah Ada Jauh Sebelum Zionis dan Amerika Ada

Klaim bahwa kemarahan kaum Sunni kepada Syiah sering sekali dicap sebagai korban politik adu domba. Tidak jarang kelompok Syiah menyatakan bahwa Zionis dan Amerika berada dibelakang ini semua. Namun Wasekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, Fahmi Salim, menyatakan hal tersebut tidak lebih sebagai tipuan Syiah. Sebab Syiah beserta kesesatannya sudah ada jauh sebelum Zionis dan Amerika ada.

“Perlu dicatat bahwa penilaian terhadap kesesatan Syiah dengan segala sektenya telah ada jauh lebih dahulu sebelum lahirnya Zionisme dan negara Amerika, jadi umat tidak bisa ditipu dengan jargon-jargon semacam itu,” katanya kepada Eramuslim.com, Kamis (9/2).

Ia menilai konflik kemarahan kaum Sunni kepada Syiah dalam kasus Sampang murni karena provokasi Syiah. Konflik ini terjadi karena akidah Syiah yang sudah menyimpang.

“Kejadian Sampang adalah bukti otentik bahwa hal itu murni karena provokasi da’i syiah yang menuduh Qur’an palsu dan mencaci maki sahabat dan istri nabi, sehingga menimbulkan kemarahan warga sampang yang taat agama penganut Sunni-NU,” lanjut anggota MUI bidang penelitian ini.

Hal senada juga dikatakan Ustadz Farid Ahmad Okbah, peneliti akidah Syiah. Ia menyatakan bahwa Syiah sudah jauh ada dan dibentuk oleh Abdullah bin Sa’ba (600-670 masehi) tokoh Yahudi yang berpura-pura masuk Islam.

“Para ulama syiah, sebagaimana dikatakan oleh mantan tokoh Syiah Sayyid Husen Al Musawi dalam bukunya Lillah tsumma Lit Tarikh, mengakui bahwa Abdullah bin Saba’ adalah pendiri syiah,” katanya dalam tulisannya Pengkhianatan Syiah sepanjang sejarah. (Pz)

ERAMUSLIM > BERITA NASIONAL

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/syiah-sudah-ada-jauh-sebelum-zionis-dan-amerika-ada.htm
Publikasi: Jumat, 10/02/2012 09:29 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.510 kali, 1 untuk hari ini)