PBB Surabaya dan Sidoarjo deklarasi dukung Prabowo-Sandi, di kantor DPC PBB Sidoarjo, Ahad, 6/1/2018. (foto:Istimewa)


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 80 calon anggota legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) yang tergabung dalam Gerakan Nasional Caleg PBB Poros Makkah mendeklarasikan dukungan kepada capres-cawapres hasil Ijtima Ulama, yakni Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

“Kita berkumpul kembali di sini untuk membulatkan tekad dan niat caleg PBB untuk mendukung hasil ijtima ulama,” kata Ketua Majelis Syuro PBB MS Ka’ban saat Deklarasi Akbar Mendukung Ijtima Ulama di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1) petang.

Ia mengatakan, para caleg PBB harus memahami bahwa perjuangan ini tidaklah mudah. Karena itu perlu bersatu padu untuk mendukung ijtima ulama, yakni mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Ka’ban menyatakan, kekuatan caleg PBB dalam rangka mendukung ijtima ulama jangan pecah-belah.

“Kalau kita terpecah, kekuatan kita melemah. Maka wajar dan wajib hukumnya harus bersama dengan kekuatan Islam. Ini yang harus kita tekadkan,” kata mantan Menteri Kehutanan ini.

Ka’ban mengaku telah mengonsolidasikan dukungan ini kepada semua anggota Majelis Syuro PBB dan semua secara bulat sepakat untuk mendukung penuh ijtima ulama.

“Kami secara tertulis telah menegaskan kepada DPP PBB untuk mengikuti dan melaksanakan keputusan ijtima ulama. Saya harap, keputusan Rakornas PBB yang berlangsung pada 27 Januari 2019 sesuai dengan keputusan Majelis Syuro,” katanya.

Ia meyakini 80 persen pengurus, baik di DPP, DPW dan DPC PBB sepakat untuk mengikuti ijtima ulama. Ka’ban menambahkan, Dewan Dakwah yang merupakan tempat bernaung PBB mendukung hasil ijtima ulama.

“Karena itu, PBB wajib hukumnya bersama kekuatan Islam untuk mendukung ijtima ulama,” tegasnya.

Ia menegaskan, tidak ada perpecahan di tubuh Partai Bulan Bintang, meski secara pribadi Yusril menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, sementara majelis syuro merekomendasikan mendukung Prabowo-Sandi.

“Perbedaan pandangan di PBB merupakan hal biasa. Kita hidup dari segala perbedaan yang ada selama ini,” katanya. (Ant/SU01)*/ seruji.co.id

***

Pilpres 2019, Kader PBB Terbelah karena Elite Partai Tak Kompak

Ilustrasi, Partai Bulan Bintang (PBB). (SINDOphoto/ Eko Purwanto).

JAKARTA, iNews.id – Partai Bulan Bintang (PBB) secara resmi mendukung pasangan Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Namun, basis suara PBB diyakini tidak bulat ke pasangan calon (paslon) nomor urut 01.

Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jazuli Juwaini mengatakan, tidak mungkin setiap basis partai bulat mendukung ke satu paslon. Maka itu, dia yakin sebagian kader PBB ada yang mendukung pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

“Saya masih optimistis banyak jamaah PBB masih tetap memilih Prabowo-Sandi,” ujar Jazuli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dia mengungkapkan, indikasi tidak bulatnya dukungan basis PBB ke paslon Jokowi-Ma’ruf terlihat dari sikap para elite partai tersebut. Salah satunya sikap politik Ketua Majelis Syuro PBB MS Ka’ban yang memberikan dukungan terhadap Prabowo-Sandi.

Menurutnya, setiap parpol berhak menentukan arah dukungan politik di pilpres. Namun, masyarakat juga berhak untuk menjatuhkan pilihan politiknya secara personal.

“Tentu dari pimpinan saja terlihat ada perbedaan ijtihad politiknya sehingga wajar kalau di masyarakat bawah akan berimplikasi pada perbedaan pilihan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menuturkan, rapat pleno partai memutuskan  mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Editor : Kurnia Illahi*/ inews.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 490 kali, 1 untuk hari ini)