Eramuslim – Sehari setelah pengumuman pemutusan hubungan diplomatik pada hari Senin (04/01) kemarin, pemerintah Bahrain kembali menjatuhkan sanksi kepada Teheran dengan melarang penerbangan dari dan menuju wilayah Iran.

Pengumuman penutupan penerbangan ini disampaikan secara resmi oleh Civil Aviation Kerajaan Bahrain dalam kicauan di akun Twitter pada hari Selasa (05/01) kemarin.

“Berdasarkan pengumuman pemutusan hubungan diplomatik pemerintah dengan Teheran pada hari Senin kemarin, maka dengan ini perusahaan penerbangan nasional Bahrain (Gulf Air)  dan lainnya untuk menghentikan dan mencegah semua penerbangan dari dan ke Iran,” tulis Civil Aviation Bahrain yang berada di Kementerian Transportasi dan Komunikasi .

Selain itu Civil Aviation Bahrain juga meminta pihak maskapai penerbangan mengambil langkah dan kebijakan yang diperlukan untuk mengganti ataupun mengalihkan penerbangan ke destinasi lainnya agar tidak mengecewakan penumpang yang telah memesan tiket.

Selain Bahrain, Sudan menjadi negara Arab lainnya yang berani mengusir duta besar Iran dan memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah Syiah Iran setelah Kerajaan Arab Saudi. (Shorouk/Ram)

Sumber: eramuslim.com/zahid /Kamis, 27 Rabiul Awwal 1437 H / 7 Januari 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.040 kali, 1 untuk hari ini)