Ilustrasi : http://rapalanilmupelet.com


Astagfirullah, ilmu apa tuh yang sedang dipelajari Mat Gondrong? Sang pawang hujan ini sepertinya mulai menyimpang. “Saya sebenarnya agak kaget, kenapa kok pakai minum darah segala? Sebab sebelumnya syarat yang ia jalani tidak pernah parah. Yah paling puasa putih, lalu baca-baca ayat suci, dan sebagainya,” terang Isah (samaran) istri Mat Gondrong di Pengadilan Agama Banten.

Sepertinya ilmu perdukunan yang dipelajari Mat Gondrong adalah ilmu hitam. Isah mulai resah dengan apa yang tengah dipelajari Mat Gondrong. Tapi ada hal yang paling diresahkan Isah. Yakni syarat tentang larangan berhubungan badan. “Saya dilarang berhubungan badan oleh Mas Gondrong. Itu bukan untuk sementara, tapi selamanya,” tutur Isah.

Aih aih aih, sang suami yang telah memberikan Isah tiga anak, memutuskan untuk mengindahkan kewajiban memberikan nafkah batin. Mungkin karena sudah punya anak, Mat Gondrong merasa kewajibannya sudah terpenuhi.

Isah juga sempat berpikir begitu, karenanya ia mencoba untuk menuruti. Hasilnya memang tokcer, kesaktian Mat Gondrong meningkat tajam. Indra keenamnya kuat, bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Ia pun sering dipanggil kala ada pasien sering kesurupan.

Tapi konsekuensi peningkatan kesaktian Mat Gondrong harus dibayar mahal oleh Isah. Ia tidak lagi bisa dilayani suami yang ia cintai itu. Lantaran merasa kesepian, Isah mulai mengeluh akan hilangnya jatah hubungan suami istri. Untuk selingkuh pun Isah takut, bisa-bisa dia disihir jadi kodok. “Mana berani saya selingkuh, indra keenamnya kan kuat Mas. Mau sembunyi-sembunyi juga pasti ketahuan,” tuturnya.

Karenanya Isah mengutarakan isi hatinya, Isah berdiskusi dengan sang suami. Hasilnya, mereka sepakat untuk berpisah secara baik-baik. “Mas Gondrong bilang tidak bisa berhenti untuk mengasah ilmunya itu. Dia juga mengerti dengan apa yang saya rasakan. Karenanya, solusi terbaik adalah bercerai. Karena itu saya datang kemari,” akunya.

Ooooh, pasangan ini ternyata sudah sepakat untuk berpisah. Mat Gondrong yang kepalang tanggung dengan ilmu hitamnya terpaksa harus merelakan sang istri. Perceraian pun berjalan lancar karena kedua belah pihak memang telah sepakat. “Ini untuk kebaikan kami berdua. Meskipun saya masih cinta sama Mas Gondrong,” kata Isah. Duh kasihannya. (RB/quy/zee)/ RB 29 Januari 2016 15:00, dikutip bagian akhirnya.

***

Mencerikan Suami Istri Itu Kerjaan Setan yang Paling Disukai Iblis.

Benarlah bahwa menceraikan suami istri itu kerjaan setan yang paling disukai Iblis.

Hal yang menunjukkan bahwa perceraian adalah sesuatu yang disukai oleh Iblis dan bala tentaranya (syaithan) adalah hadits:

Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir Radiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam bersabda :

إِنَّ إِبْلِيسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً يَجِيءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُولُ فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا فَيَقُولُ مَا صَنَعْتَ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ يَجِيءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُولُ مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى فَرَّقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ قَالَ فَيُدْنِيهِ مِنْهُ وَيَقُولُ نِعْمَ أَنْتَ

Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air kemudian mengirim pasukannya (ke berbagai penjuru). Pihak yang terdekat kedudukannya dari Iblis adalah yang paling besar menimbulkan fitnah. Salah satu dari mereka datang (menghadap Iblis) dan menyatakan: Aku berbuat demikian dan demikian. Iblis menyatakan: engkau belum berbuat apa-apa. Kemudian datang satu lagi (melaporkan): Aku tidak tinggalkan ia (manusia) hingga aku pisahkan ia dengan istrinya. Kemudian Iblis mendekatkan kedudukannya dan mengatakan: bagus engkau (H.R Muslim, 2813)

(nahimunkar.com)