Inaa Lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, Mas Amir Sambodo Wafat Kena Corona

{إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156]

Beberapa waktu lalu kami duduk Bersama Mas Amir Sambodo ketika berta’ziyah di rumah Mas Hamdani (kerabat Mas Amir) di Peninggaran Kebayoran Jakarta. Siang ini Mas Hamdani memberi khabar bahwa Mas Amir Sambodo berpulang ke rahmatullah kena corona. Innaa lillahi wa innaa ilihi raaji’uun.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, yang dua tinggal di Australia./ red NM

Inilah beritanya.

***

Dirjen dan Staf Khusus di Kementerian Perindustrian Meninggal Dunia

Amir pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Tuban Petrochemicals Industries dan Komisaris Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.

INSTAGRAM @AMIR_SAMBODOS taf Ahli Kementerian Perindustrian Amir Sambodo (Kiri) sedang menyampaikan paparan. Amir tutup usia pada Selasa (24/3) di Jakarta.

Dua pejabat Kementerian Perindustrian dikabarkan meninggal dunia. Pejabat tersebut adalah Staf Khusus Menteri Perindustrian Amir Sambodo yang tutup usia pada Selasa (24/3) pagi dan Direktur Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Harjanto meninggal dunia pada Senin malam (23/3).

“Innalillahi wa innailaihi rojiuun. Telah meninggal dunia Staf Khusus Menteri Perindustrian Bapak Amir Sambodo pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2020 pukul 08:15 di Jakarta,”  tulis Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perindustrian dalam pesan percakapan. 

Kabar meninggalnya Amir Sambodo juga beredar di media sosial twitter.  “Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, segenap pengurus dan alumni turut berduka cita atas kepergian Mas Amir Sambodo,” tulis akun twitter Ikatan Alumni ITB @Sinergi_IAITB, Selasa (24/3).

Amir merupakan alumnus teknik mesin ITB angkatan 1978. Beredar di kalangan alumni ITB, almarhum meninggal karena positif corona (Covid-19).

Sebelum menjabat sebagai staf khusus menteri perindustrian, pria kelahiran Solo ini dikenal sebagai seorang pengusaha. Di awal karier, dia pernah bekerja di PT Kertas Kraft Aceh (Persero) dan PT Buka Kujang Prima (1991-1998).

Selang beberapa tahun kemudian, Amir menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Tuban Petrochemicals Industries dan Komisaris Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Dia juga pernah bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan Tenaga Ahli Menteri Riset dan Teknologi.

***

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Harjanto juga dikabarkan meninggal dunia, pada Senin malam (23/3).

Harjanto meninggal di RS Medistra Jakarta Selatan dan dimakankan TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

“Telah meninggal dunia Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin Bapak Harjanto pada hari ini, Senin, 23 Maret 2020 pukul 21.30 di Jakarta,” tulis Biro Humas Kemenperin lewat akun pesan percakapan, Selasa (24/3).

Biro Humas Kemenperin menyatakan hingga kini belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya pejabat tersebut.

katadata.co.id
Penulis: Ekarina

 24/3/2020, 12.04 WIB

 

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 2.676 kali, 1 untuk hari ini)