Twitter @Sutopo_PN / Puing pesawat JT 610 yang ditemukan di sekitar peraiaran Tanjung Karawang

PESAWAT Lion Air JT 610 jenis Boeing 737 Max 8 rute Jakarta-Pangkalpinang, Senin (29/10/2018), jatuh di sekitar Karawang, setelah 13 menit mengudara, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat yang mengangkut 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua penumpang bayi, termasuk tiga pramugari yang sedang pelatihan dan satu teknisi, diduga meninggal.

Ini bukan kali pertama kecelakaan pesawat terjadi di Indonesia. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di Tanah Air sejak tahun 2000, yang merenggut korban jiwa:

Garuda Indonesia 421 (16 Januari 2002)

Pesawat Boeing 737 yang menerbangi jalur Mataram-Yogyakarta-Jakarta ini mendarat darurat di Bengawan Solo. Seorang pramugari tewas dan 12 penumpang terluka.

Trigana Air Service (25 Mei 2002)

Pesawat DHC 6 milik Trigana Air Service yang terbang dari Wamena menuju Enarotali jatuh di pegunungan di Papua. Dua kru dan empat penumpang tewas

Lion Air JT 538 (30 November 2004)

Pesawat MD-82 milik Lion Air dengan kode penerbangan JT 538, tergelincir saat mendarat di Bandara Adisumarmo di Solo, dan menewaskan 26 orang. Pesawat tersebut lepas landas dari Jakarta tujuan Surabaya (transit di Solo).

Mandala Airlines RI 091 (September 2005)

Pesawat Boeing 737-200 milik Mandala Airlines dengan nomor penerbangan RI 091, jatuh di kawasan Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara, 5 September 2005. Pesawat jurusan Medan-Jakarta ini mengangkut 116 orang (111 penumpang dan 5 awak). Hanya 17 penumpang yang selamat, dan 44 orang di darat turut menjadi korban.

Adam Air KI-574 (1 Januari 2007)

Pesawat Adam Air nomor penerbangan KI-574 jurusan Surabaya-Manado, jatuh di perairan Kalimantan.

Kotak hitam ditemukan di kedalaman 2.000 meter pada 28 Agustus 2007. Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 102 hilang dan dianggap tewas.

Garuda Indonesia GA-200 (7 Maret 2007)

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-200 jurusan Jakarta-Yogyakarta, meledak saat mendarat pada 7 Maret 2007 pukul 06:55 WIB di Bandar Udara Adi Sutjipto Yogyakarta, setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06:00 WIB.

Pesawat ini membawa 133 penumpang, 1 pilot, 1 copilot, dan 5 awak kabin. Korban tewas 22 orang (21 penumpang dan 1 awak pesawat).

Merpati Nusantara Airlines (2 Agustus 2009)

Merpati Nusantara Airlines berjenis pesawat Twin Otter, hilang di Papua. 15 penumpangnya tewas.

Merpati 8968 (7 Mei 2011)

Merpati Nusantara Airlines nomor penerbangan 8968 jatuh di perairan dekat Bandar Udara Utarom, Kaimana, Papua Barat. 25 penumpang tewas.

Sukhoi Superjet 100 (9 Mei 2012)

Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia hilang kontak dan jatuh di Gunung Salak, Bogor, saat sedang melakukan uji coba terbang (joy flight). Pesawat membawa 38 penumpang dan 8 awak. Pesawat lepas landas (take-off) dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Seluruh penumpang tewas.

Hercules C-130 (30 Juni 2015)

Pesawat Hercules rute Pangkalan Angkatan Udara Soewondo, Medan-Bandara Raja Haji Fisabililah, Tanjung Pinang, jatuh hanya berjarak lima kilometer dari pangkalan. Kecelakaan ini mengakibatkan 141 orang tewas dan tiga luka-luka. Pesawat ini mengangkut personel militer, keluarga militer, dan warga yang membayar.

Air Asia 8501 (28 Desember 2014)

Pesawat rute Surabaya-Singapura ini jatuh di Laut Jawa pada 28 Desember 2014. Serpihan pesawat ini ditemukan pada 30 Desember 2014, hingga pada akhirnya badan pesawat ditemukan pada 14 Januari 2015. 162 penumpangnya tewas. (*)

Penulis: Yaspen Martinus

Editor: Yaspen Martinus

Sumber:  wartakota.tribunnews.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 259 kali, 1 untuk hari ini)