Jemaah haji Indonesia


Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan jumlah kuota jemaah haji tahun 2017 sebanyak 221.000 orang, dengan rincian 204.000 orang jemaah haji reguler dan sisanya 17.000 adalah jemaah haji khusus.

Putusan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 75 Tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017 itu merincikan bahwa dari 204.000 jemaah haji reguler, sebanyak 1.482 diantaranya adalah kuota untuk petugas haji daerah.

Berikut secara rinci kuota per provinsi untuk jemaah haji reguler:

  1. Aceh
    Jemaah: 4.359
    TPHD: 34
    Total: 4.393
  2. Sumatera Utara
    Jemaah: 8.292
    TPHD: 64
    Total: 8.356
  3. Sumatera Barat
    Jemaah: 4.597
    TPHD: 31
    Total: 4.628
  4. Bengkulu
    Jemaah: 1.630
    TPHD: 11
    Total: 1.641
  5. Riau
    Jemaah: 5.030
    TPHD: 34
    Total: 5.064
  6. Jambi
    Jemaah: 2.900
    TPHD: 19
    Total: 2.919
  7. Kepulauan Riau
    Jemaah: 1.286
    TPHD: 9
    Total: 1.295
  8. Kalimantan Barat
    Jemaah: 2.510
    TPHD: 17
    Total: 2527
  9. Sumatera Selatan
    Jemaah: 6.988
    TPHD: 47
    Total: 7.035
  10. Bangka Belitung
    Jemaah: 1.062
    TPHD: 7
    Total: 1.069
  11. Lampung
    Jemaah: 7.020
    TPHD: 54
    Total: 7.074
  12. DKI Jakarta
    Jemaah: 7.891
    TPHD: 61
    Total: 7.952
  13. Banten
    Jemaah: 9.420
    TPHD: 73
    Total: 9.493
  14. Jawa Barat
    Jemaah: 38.593
    TPHD: 259
    Total: 38.852
  15. Jawa Tengah
    Jemaah: 30.225
    TPHD: 254
    Total: 30.479
  16. Yogyakarta
    Jemaah: 3.132
    TPHD: 26
    Total: 3.158
  17. Jawa Timur
    Jemaah: 35.053
    TPHD: 235
    Total: 35.270
  18. Nusa Tenggara Timur
    Jemaah: 665
    TPHD: 5
    Total: 670
  19. Bali
    Jemaah: 695
    TPHD: 5
    Total: 700
  20. Nusa Tenggara Barat
    Jemaah: 4.476
    TPHD: 38
    Total: 4.514
  21. Kalimantan Tengah
    Jemaah: 1.603
    TPHD: 14
    Total: 1.617
  22. Kalimantan Selatan
    Jemaah: 3.779
    TPHD: 32
    Total: 3.831
  23. Kalimantan Timur
    Jemaah: 2.987
    TPHD: 25
    Total: 3.012
  24. Sulawesi Utara
    Jemaah: 709
    TPHD: 6
    Total: 715
  25. Sulawesi Tengah
    Jemaah: 1.983
    TPHD: 17
    Total: 2.000
  26. Sulawesi Selatan
    Jemaah: 7.248
    TPHD: 48
    Total: 7.296
  27. Sulawesi Tenggara
    Jemaah: 2.012
    TPHD: 14
    Total: 2.026
  28. Gorontalo
    Jemaah: 974
    TPHD: 7
    Total: 981
  29. Sulawesi Barat
    Jemaah: 1.448
    TPHD: 10
    Total: 1.458
  30. Maluku
    Jemaah: 1.083
    TPHD: 7
    Total: 1.090
  31. Maluku Utara
    Jemaah: 1.073
    TPHD: 7
    Total: 1.080
  32. Papua
    Jemaah: 1.073
    TPHD: 7
    Total: 1.080
  33. Papua Barat
    Jemaah: 720
    TPHD: 5
    Total: 725

viva.co.id

***

Tahun Ini Jemaah Haji Dilayani 2 Maskapai Penerbangan

Jemaah calon haji Indonesia tahun ini akan dilayani dua maskapai penerbangan.

SOLO – Penerbangan jemaah haji Indonesia tahun ini akan dilakukan oleh dua maskapai yaitu, Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Kedua maskapai ini telah melakukan Penandatanganan Perjanjian Angkutan Udara Jemaah Haji Indonesia Tahun 1438H/ 2017M dengan Kementerian Agama.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Dirjen Perjalanan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Jamil dengan Dirut Garuda Indonesia M Arif Wibowo, dan General Manajer Sales and Revenue Management Hajj and Umroh Saudia Sameer Khayyat, Jumat (7/4/2017) di Jakarta.

Dalam kesempatan ini, baik Dirut Garuda maupun GM Saudi Arabian Airlines menyatakan kesiapannya melayani calon jemaah haji Indonesia. Mereka berjanji akan menambah fasilitas layanan, seperti armada pesawat terbaru dan fasilitas kursi bussiness class.

Bahkan M. Arif Wibowo menyatakan telah menyiapkan 14 armada berbadan lebar dengan kualitas terbaik yang terdiri dari tiga pesawat Boeing 747-400, empat pesawat Boeing 777-300 ER, dan 7 tujuh pesawat Airbus 330-300.

Tahun ini, Garuda Indonesia akan mengangkut 107.974 penumpang dari sembilan embarkasi. Sedangkan Saudia Airlines akan mengangkut 98.576 penumpang dari empat embarkasi.

Adapun distribusi penumpang yang tergabung dalam 510 kloter yang akan diangkut Garuda Indonesia dan Saudi Airlines sebagaimana dilansir situs Kemenag.go.id, Jumat, adalah sebagai berikut :

Garuda Indonesia

  1. Embarkasi Aceh menggunakan jenis pesawat Boeing-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 4.443 penumpang.
  2. Embarkasi Medan menggunakan jenis pesawat Boeing-777 dengan kapasitas 393 seat akan mengangkut 8.466 penumpang.
  3. Embarkasi Padang menggunakan jenis pesawat Boeing-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 6.339 penumpang.
  4. Embarkasi Jakarta menggunakan jenis pesawat Boeing-777 dengan kapasitas 393 seat akan mengangkut 22.784 penumpang.
  5. Embarkasi Solo menggunakan jenis pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 360 seat akan mengangkut 34.112 penumpang.
  6. Embarkasi Banjarmasin menggunakan jenis pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 325 seat akan mengangkut 5.533 penumpang.
  7. Embarkasi Balikpapan menggunakan jenis pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 360 seat akan mengangkut 5.807 penumpang.
  8. Embarkasi Makassar menggunakan jenis pesawat Boeng-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 15.911 penumpang.
  9. Embarkasi Lombok menggunakan jenis pesawat Airbus 330 dengan kapasitas 360 seat akan mengangkut 4.579 penumpang.

Saudia Airlines

  1. Embarkasi Batam menggunakan jenis pesawat Boeing-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 11.940 penumpang.
  2. Embarkasi Palembang menggunakan jenis pesawat Boeing-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 8.199 penumpang.
  3. Embarkasi Jakarta menggunakan jenis pesawat Boeing 777 dengan kapasitas 410 seat akan mengangkut 41.382 penumpang.
  4. Embarkasi Surabaya menggunakan jenis pesawat Boeing-747 dengan kapasitas 455 seat akan mengangkut 37.055 penumpang.

Arif menambahkan, Garuda Indonesia telah menyiapkan 506 orang awak kabin yang 57% direkrut dari masing-masing daerah agar dapat berkomunikasi dengan baik dengan para jemaah haji. Selain itu Garuda juga menyiapkan layanan lain seperti tim medis. [solopos.com]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 952 kali, 1 untuk hari ini)