Foto: Lamhot Aritonang


Jakarta – Tadi malam KPK mendatangi rumah Ketua DPR, Setya Novanto di Jl Wijaya XIII No. 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan paling elit di Jakarta.

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung mencatat, saat ini rata-rata harga rumah baru di kawasan tersebut dengan luas tanah 1.000 meter persegi dan luas bangunannya 1.500 meter persegi harganya sekitar Rp 100 miliar. Namun jika kondisi rumah sudah tua lebih murah Rp 20 miliar yakni Rp 80 miliar.

Dari acuan tersebut, rumah Setya Novanto ditaksir berada di kisaran harga sekitar Rp 204,8 miliar. Namun tentunya pejabat publik seperti Setya Novanto kemungkinan besar punya aset tanah dan bangunan lebih dari satu. Berdasarkan Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang diambil dari situs KPK, Setya Novanto memiliki 23 aset berupa tanah dan bangunan.

Berikut data kepemilikan aset tanah dan bangunan atas nama Setya Novanto seperti dikutip, Kamis (16/11/2017).

1. Tanah dan bangunan seluas 418 meter persegi dan 400 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hibah. Perolehan 1991

2. Tanah dan bangunan seluas 763 meter persegi dan 800 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri dan hibah. Perolehan 1997

3. Tanah dan bangunan seluas 892 meter persegi dan 367 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1999

4. Tanah dan bangunan seluas 361 meter persegi dan 172 meter persegi di Jakarta Selatan yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1999 sampai dengan 2013

5. Tanah seluas 2.032 meter persegi di Kupang, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2009

6. Tanah seluas 1.390 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1997

7. Tanah dan bangunan seluas 290 meter persegi dan 190 meter persegi di Jakarta Barat, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2000

8. Tanah dan bangunan seluas 16 meter persegi dan 92 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2001

9. Tanah dan bangunan seluas 164 meter persegi dan 241 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1999

10. Tanah seluas 425 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1999

11. Tanah seluas 751 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1999

12. Tanah dan bangunan seluas 75 meter persegi dan 463 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 1995

13. Bangunan seluas 413 meter persegi di Jakarta Barat, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2002

14. Tanah seluas 1.259 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2003

15. Tanah dan bangunan seluas 890 meter persegi dan 654 meter persegi di Jakarta Barat, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2004

16. Tanah dan bangunan seluas 259 meter persegi dan 210 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2001

17. Tanah dan bangunan seluas 320 meter persegi dan 271 meter persegi di Bekasi, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2005

18. Tanah seluas 595 meter persegi di Jakarta Selatan. Perolehan 2011

19. Tanah seluas 3.480 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2008

20. Tanah seluas 465 meter persegi di Bogor, perolehan 2008

21. Tanah seluas 430 meter persegi di Bogor, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2008

22. Tanah seluas 376 meter persegi di Jakarta, perolehan 2008

23. Tanah seluas 365 meter persegi di Jakarta Selatan, yang berasal dari hasil sendiri. Perolehan 2003/(ang/ang)

***

Harga Rumah Setya Novanto Rp 200 M, Setara 1 Komplek di Cileungsi

Foto: Lamhot Aritonang

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto (Setnov) diketahui memiliki rumah di Jl Wijaya XIII No. 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rumah tersebut diperkirakan nilainya mencapai Rp 204,8 miliar.

Harga yang cukup fantastis tersebut sebenarnya cukup masuk akal. Sebab wilayah rumah Setnov berada di salah satu wilayah paling elit di Jakarta.

Namun jika saja Setnov membeli cluster sederhana di wilayah pinggiran, kira-kira berapa banyak rumah yang bisa didapatnya?

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung mengatakan, saat ini rata-rata harga rumah di wilayah pinggiran Jakarta seperti Depok, Tangerang dan Bekasi ratai-rata harganya sekitar Rp 400 jutaan. Harga tersebut untuk rumah cluster dengan lahan seluas 72 meter per segi dan bangunan 45 meter persegi.

“Malah ada yang di bawah itu. Seperti Citra Indah di Cileungsi, Bogor harganya masih Rp 300 jutaan,” tuturnya saat dihubungi detikFinance, Kamis (16/11/2017).

Jika saja uang seharga rumah Setnov itu dibelikan rumah di Cileungsi itu maka bisa mendapatkan rumah sebanyak 682 unit, alias setara satu komplek perumahan.

Lalu untuk apartemen bertipe studio di pinggiran Jakarta saat ini hargnya berkisar Rp 250 jutaan. Nah jika dibelikan apartemen maka Setnov juga bisa mendapatkan 819 apartemen bertipe studio di pinggiran Jakarta.

Sebelumnya diberitakan sebelumnya, menurut data Rumah123 saat ini rata-rata harga rumah baru di kawasan Wijaya dengan luas tanah 1.000 meter persegi dan luas bangunannya 1.500 meter persegi harganya sekitar Rp 100 miliar. Namun jika kondisi rumah sudah tua lebih murah Rp 20 miliar yakni Rp 80 miliar.

Dengan tolak ukur harga tersebut, maka diperkirakan harga tanah di kawasan tersebut sekitar Rp 80 juta per meter dan harga bangunan Rp 20 juta per meter.

Diketahui rumah Setya Novanto terdiri dari 4 tingkat dengan luas lahan 1.600 meter persegi. Dengan asumsi 60% lahannya untuk bangunan maka luas rumah awal sekitar 960 meter persegi lalu dikalikan 4 tingkat berarti luas rumahnya sebesar 3.840 meter per segi.

Jika dikalikan dengan harga asumsi rumah di kawasan Wijaya, Kebayoran baru Rp 20 juta permeter maka harga bangunan rumahnya sekitar Rp 76,8 miliar. Namun itu belum dihitung dengan luas tanah.

Untuk luas tanahnya 1.600 meter persegi dikalikan Rp 80 juta harga acuan lahan per meter maka harga tanahnya mencapai Rp 128 miliar. Nah jika ditambah dengan harga rumah maka total nilai tanah beserta bangunan milik Setya Novanto itu sekitar Rp 204,8 miliar./(ang/ang)

Sumber : finance.detik.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 460 kali, 1 untuk hari ini)