Dalil-dalil

{ لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ } [المائدة: 73]

Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. [Al Ma”idah:73]

{وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ} [الزمر: 7]

… dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; [Az Zumar:7]

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِيَّةِ  ٦ [ الـبينة:6-6]

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. [Al Bayyinah:6]

لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ  ٦ [ الـكافرون:6-6]

Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. [Al Kafirun:6]

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ  ٢ [ المائدة:2-2]

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [Al Ma”idah:2]

{قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ…} [الممتحنة: 4]

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja [Al Mumtahanah:4]

***

Ulama NU Haramkan Banser Jaga Gereja, tapi Justru Akan Dikerahkan 5.000 Banser untuk Jaga Gereja dan Natalan – Tahun Baru 2019, namun Menolak ke Papua Berantas OPM

Tolak ke Papua Berantas OPM, GP Anshor: Agenda Kami Memprioritaskan Gereja-Gereja yg Membutuhkan! 5.000 Pasukan Sudah Siap!

Beberapa anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menolak untuk dikirim ke Papua menghadapi Organisasi Papua Merdeka (OPM). Banser menolak dengan alasan tidak ingin merusakkan citra NU Karena hal tersebut merupakan kewenangan TNI dan POLRI. 5.000 Pasukan GP Ansor dan Banser Jaga Gereja Saat Natal dan Tahun Baru 2019

Sebanyak 5.000 pasukan GP Ansor dan Banser akan dikerahkan untuk menjaga gereja saat Natal dan Tahun Baru 2019 di Sulawesi Utara (Sulut)./ https://pembelaislam.com

Rais Syuriah NU: Hasil Keputusan Bahtsul Masail Kubro Jawa-Madura, Banser Haram Jaga Gereja Posted on 9 Maret 2017 – by Nahimunkar.com

Rais Syuriah Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, KH. Muhib Aman Aly melalui akun facebook pribadinya membagikan hasil keputusan bahtsul masail fiqhiyyah se-jawa dan madura yang memutuskan bahwa tindakan oknum banser sebagai banom NU yang sering menjaga gereja adalah haram. Bahtsul masail ini baru saja selesai dan diputuskan pada awal bulan maret kemarin.

HASIL KEPUTUSAN BAHTSUL MASA`IL KUBRO XIX SE-JAWA MADURA PONDOK PESANTREN AL

FALAH PLOSO MOJO KEDIRI 02 – 03 J. Akhirah 1438 H | 01 – 02 Maret 2017 M

BANSER MENGAMANKAN JEMAAT YANG SEDANG BERIBADAH | Fathul Wahhab II Ploso.

Deskripsi Masalah : Atas nama toleransi antar umat beragama di negara Indonesia yang menganut Bhinneka Tunggal Ika, sering kita temukan di beberapa event besar seperti perayaan hari Natal, Imlek dan lain – lain. Dalam perayaan tersebut, banyak masyarakat muslim, bahkan salah satu sayap ormas Islam terbesar di Indonesia (Banser) ikut mengamankan non muslim yang sedang beribadah untuk mewujudkan rasa aman, tentram dan damai di hati non muslim yang sedang beribadah. Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan kepada Polri dan jajarannya untuk mengamankan dan memberi rasa nyaman terhadap umat yang sedang beribadah. Instruksi presiden tersebut diterjemahkan oleh pimpinan ormas Islam tersebut supaya ikut membantu pengamanan dalam mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan.

Pertanyaan:

1. Bagaimana hukumnya pimpinan ormas Islam menginstruksikan anak buahnya untuk menjaga orang yang beribadah kepada selain Allah ?
2. Bagaimana hukumnya orang Islam yang menjaga non muslim yang sedang beribadah atas dasar kesatuan dan persatuan negara?
Jawaban a:

Tidak benarkan, karena di dalam instruksi tersebut mendorong anak buahnya untuk berbuat maksiat serta toleransi di dalam islam dibatasi tidak sampai menyangkut urusan ibadah mereka..
Jawaban b: idem dengan sub a

Nb: Kecuali jika intruksi tersebut dari imam maka bersifat mengikat dan diperbolehkan karena tugas imam adalah menjaga stabilitas negara.

1. Asybah WanNadzoir Juz. 1 Hal. 233 5. Anwaru Al Buruq Juz. 3 Hal. 16-17
2. Is’adurrofiq Juz. 2 Hal. 93 6. Bughyatul Mustarsyidin Hal. 91
3. Al Fatawi Fiqhiyyah Juz. 4 Hal. 393 7. Al Fiqiih Al Islamy Juz. 6 Hal. 700
4. Hasyiyah Jamal Juz. 5 Hal. 227

Dukungan Penuh Komandan Nasional

Komandan Nasional NU Garis Lurus KHM. Luthfi Rochman mendukung penuh hasil keputusan bahtsul masail yang hari ini merupakan lembaga NU paling ilmiah dan lurus dari racun liberalisme. Berikut pernyataan yang kami kutip dari akun pribadinya.

Mendukung sekali hasil bahsul masail Ulama se jawa dan madura. Semoga kedepan para pimpinan Banser dan Ansor sebagai banom NU mau tunduk dan patuh dhohir bathin kepada para ulama NU yang lurus.

Dan semoga keistiqomahan para pemuda NU Ansor dan Banser tidak lagi terciderai dengan aksi miris menjaga peribadatan musyrik kaum kuffar terutama setiap natal dan menjaga semua tempat -tempat kemaksiyatan. Semoga Ansor dan Banser berjuang bersama ormas aswaja yang lain seperti FPI, saling menjaga ukhuwah dalam penegakan amar makruf nahi munkar dan tidak lagi terjadi insiden saling menyerang dan melemahkan. Aamiin

Satukan para pejuang Aswaja Ya Allaah…

Sumber: nugarisluruscom

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.027 kali, 1 untuk hari ini)