717 orang tewas akibat terinjak-injak saat hendak melempar jumrah di Mina | (Reuters)

MINA – Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terus memantau perkembangan atas peristiwa Tragedi Mina yang menelan banyak korban. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima oleh Sindonews, Jumat (25/9/2015), tiga jamaah haji asal Indonesia tewas dan enam jemaah haji lainnya menjadi korban luka dalam tragedi tersebut.

Dua jemaah haji asal Indonesia yang tewas adalah Busyaiyah Saleh Abdul Gafar (50) asal Kalimanta Barat kloter BTH 14 dan Hamid Atwii Tarji Rofia (51), jemaah haji asal Probolinggo yang tergabung dalam kloter SUB 48.

Sementara satu korban tewas lainnya hingga kini identitasnya masih dilakukan crosscheck dengan pihak terkait, baik rumah sakit maupun maktab.

Sedangkan enam jamaah haji asal Indonesia yang mengalami luka-luka dalam Tragedi Mina tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan klinik. Berikut adalah daftar jamaah haji asal Indonesia yang mengalami luka-luka dan tengah mendapat perawatan.

Pihak PPIH sendiri telah menghubungi pihak keluarga korban sekaligus mengucapkan turut berduka cita dan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi kepada pihak keluarga korban. Dalam kesempatan itu, pihak PPIH juga menyampaikan agar pihak keluarga dan masyarakat mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Jamaah Haji Indonesia Korban Luka Tragedi Mina

  1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14, saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina
  2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61, saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina
  3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61, saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina
  4. Arninda Idris dari kloter BTH 14, saat ini dirawat di RSAS King Abdullah
  5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14, saat ini dirawat di Klinik 107 Makkah
  6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7, saar ini dirawat di RSAS Al Nur

(esn) Berlianto

international.sindonews.com  Jum’at,  25 September 2015  −  22:33 WIB

(nahimunkar.com)

 

(Dibaca 496 kali, 1 untuk hari ini)