Ilustrasi

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, telah menghubungi para pemimpin dunia agar menolak dan mengecam sikap kebrutalan tentara Israel yang menyerbu Masjidil Aqsa, pekan lalu. Salah satu tokoh dunia tersebut adalah Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Demikian disampaikan Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim al-Mubarak, dalam jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta, Jum’at (18/9).

“Raja Salman juga mengimbau kepada seluruh pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Barack Obama untuk melakukan intervensi sehingga terjadinya kedamaian dan keselamatan di masjid al-aqsha,” ujar Mustafa.

Aksi tentara Israel ini memancing ketakutan dan amarah para jamaah masjid. Bentrokan antara tentara Israel dan jamaah masjid yang sebagai warga Palestina tidak bisa dihindarkan.

Dengan masih adanya status quo, orang-orang Yahudi diizinkan mengunjungi wilayah yang kerap juga disebut komplek Kuil Suci. Tapi, warga Yahudi tidak diperkenankan untuk berdoa di sana karena takut akan menimbulkan gesekan dengan jamaah Muslim.

http://www.suaranews.com/2015/09/ini-langkah-berani-raja-salman-pasca.html

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.363 kali, 1 untuk hari ini)