Di Goodreads, buku Saatnya Aku Belajar Pacaran ini dikecam, salah satunya oleh Eki Sidik. “Inilah buku paling bejat yang pernah saya baca. Di saat hampir seluruh pihak menentang seks bebas, Toge Aprilianto mengajarkan remaja dan anak muda untuk melakukan seks bebas,” tulis Eki Sidik dalam reviewnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam Sholeh melaporkan penulis buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran”, Toge Aprilianto, ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia.

“Kami menindaklanjuti adanya laporan masyarakat terkait peredaran buku itu. KPAI akan meneruskan hasil kajian KPAI terkait buku ini ke pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum,” kata Asrorun di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (05/02) seperti dikutip Antara.

Kecaman masyarakat tergambar dalam berita singkat berikut ini.

Toge Aprilianto dan Buku Saatnya Aku Belajar Pacaran

Posted by giewahyudi On February 05, 2015 0 Comment

Toge Aprilianto dan Buku Saatnya Aku Belajar Pacaran. Selama ini Toge Aprilianto dikenal sebagai penulis buku dan psikolog anak. Baru-baru ini nama Toge Aprilianto ramai diperbincangkan karena bukunya yang berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran”. Buku terbitan Februari 2010 itu dikecam karena mengajarkan seks saat pacaran.

Dalam buku setebal 218 halaman itu, secara garis besar Toge Aprilianto S.Psi., M.Psi., mengatakan bahwa seks saat pacaran itu diperbolehkan. “Sebetulnya, wajar kok kalau pacar ngajak ML. Wajar juga kalau kamu ngajak pacarmu ML. Hal itu kan alamiah-naluriah. Jadi, itu justru pertanda kalo kamu dan/atau pacarmu masih punya energi buat terbiat dalam proses reproduksi,” tulis Toge Aprilianto dalam salah satu halaman buku itu.

Di Goodreads, buku Saatnya Aku Belajar Pacaran ini dikecam, salah satunya oleh Eki Sidik. “Inilah buku paling bejat yang pernah saya baca. Di saat hampir seluruh pihak menentang seks bebas, Toge Aprilianto mengajarkan remaja dan anak muda untuk melakukan seks bebas,” tulis Eki Sidik dalam reviewnya.

Sebagai penulis, Toge Aprilianto tercatat sudah mengeluarkan buku Saatnya Aku Menikmati Sekolah, Kurangkul Diriku dengan Merangkul Bahagiaku, Saatnya Melatih Anakku Berpikir, dan Kudidik Diriku demi Mendidik Anakku. Tidak ada buku Toge Aprilianto yang sukses di pasaran dan buku Saatnya Aku Belajar Pacaran malah menimbulkan kontroversi./ http://populer.giewahyudi.com/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 9.061 kali, 1 untuk hari ini)