Berikut ini beritanya.

***

Seminar Dakwah Berlangsung Ricuh Massa Aliran Sesat LDII Serang Kajian Mahasiswa

Untitled

ACARA mengungkap kedustaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang diadakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Univeritas Ibnu Khaldun Bogor (UIKA), Sabtu (15/6/2013) berlangsung ricuh. Para anggota LDII membuat kegaduhan dan meminta panitia membubarkan acara.

Kericuhan ini bermula saat mantan pengurus LDII Adam Amrullah mulai memaparkan bukti-bukti kesesatan LDII. Adam menjelaskan bahwa LDII masih kelanjutan dari Islam Ja’maah. Klaim LDII memiliki paradigma baru hanya dusta belaka.

Tidak berapa lama, seseorang anggota LDII langsung berteriak-teriak dengan diikuti masa LDII lainnya. “Kami warga LDII tidak suka dengan acara provokasi seperti ini,” kata mereka.

Beberapa panitia langsung ditarik dan mendapat pukulan hingga kancing baju mereka berlepasan.

Menurut Adam Amrullah, sejak pagi hari massa LDII sudah membanjiri Masjid Al Hijri di kampus UIKA.  “Mereka teriak ‘Kami orang LDII’ sambil marah-marah,” katanya kepada Islampos.com, Sabtu (15/6/2013).

Hingga berita ini diturukan Adam Amrullah masih diamankan para panitia dan kondisi kampus UIKA masih penuh ketegangan. (Pz/Islampos) By Pizaro on June 15, 2013

***

Massa Aliran Sesat LDII Tendang Pintu Masjid dan Dorong Mimbar Hingga Al Qur’an Berjatuhan

By Pizaro on June 15, 2013

pembubaran

AKSI anarkis massa LDII dalam membubarkan acara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga turut merusak sejumlah perangkat Masjid Al Hijri, Universitas Ibnu Khaldun, Bogor, Sabtu (15/6/2013).

Dalam pantauan Islampos.com, ratusan massa mendorong mimbar masjid hingga miring. Al Qur’an pun berjatuhan. Massa juga menendang pintu masjid Al Hijri.

Kericuhan ini bermula saat mantan pengurus LDII Adam Amrullah mulai memaparkan bukti-bukti kesesatan LDII. Adam menjelaskan bahwa LDII masih kelanjutan dari Islam Ja’maah. Klaim LDII memiliki paradigma baru hanya dusta belaka.

Tidak berapa lama, seseorang anggota LDII langsung berteriak-teriak dengan diikuti massa LDII lainnya. “Kami warga LDII tidak suka dengan acara provokasi seperti ini,” kata mereka.

Beberapa panitia langsung ditarik dan mendapat pukulan hingga kancing baju mereka berlepasan.

Saat kejadian berlangsung, Adam langsung dievakuasi pengurus ke ruang DKM masjid. Namun dari luar massa LDII terus merangesek seraya menendang pintu mendesak Adam dikeluarkan. (Pz/Islampos)

***

Panitia Acara ‘Kedustaan LDII’ Dapat Ancaman Teror

By Pizaro on June 15, 2013

 LDII

JUM’AT malam, (14/6/2013)  seseorang yang mengaku sebagai warga LDII meminta acara Mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor yang membahas “Kedustaan Paradgima Baru LDII” dibubarkan.

Acara ini rencananya akan dilaksanakan Sabtu pagi ini, dengan menghadirkan Sekjen Forum Rujuq Ila Haq (FRIH), Adam Amrullah, yang pernah 31 tahun di LDII.

Ketua Panitia, Ahmad M, mendapat beberapa teror via telepon, sebelumnya mendapat SMS, yang meminta acara harus dibubarkan atau akan berlangsung ricuh.

“Acara ini benar-benat menohok LDII, saya minta dibubarkan atau kami tidak akan bertanggungjawab bila terjadi keributan,” ujar seseorang yang mengaku Ali, warga LDII.

Namun Prof. Didin Hafidhudin, meminta acara tersebut tetap berjalan seperti yang sudah direncanakan. “Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu.”

Beberapa ormas Islam menghimbau agar pihak LDII bersikap gentle dengan menghadirkan utusannya dan mau berdialog dengan mantan LDII. “LDII nggak bisa memaksa apapun Kajian Mahasiswanya. Kalau gentel, undang saja ke acara diskusinya,” ujar Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Ustadz Muhammad Al Khaththath.

Pihak UIKA tetap dengan keputusannya menjalankan acara tersebut, karena memang sangat dibutuhkan oleh umat. “Acara ini penting untuk menjaga umat dari pendangkalan akidah,” tambah Abdul Ghofar, salah seorang panitia.

Pihak pengisi materi, SEkjen FRIH menyatakan bahwa apapun yang akan terjadi, umat perlu dijaga, “Kami mantan LDII siap memberikan informasi valid yang memiliki bukti factual dan actual untuk turut membantu ulama menjaga sekte pendangkal akidah ini,” pungkas Adam. (Pz/Islampos)

(nahimunkar.com)