JAKARTA – Sejak pagi hari, Kamis (29/9), sejumlah ulama dan pimpinan ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) sudah berkumpul di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan. Dalam muzakarah tersebut, menghasilkan beberapa butir kesepakatan.

Hadir dalam muzakarah yang disebut darurat tersebut, diantaranya: habib Rizieq Syihab (Imam Besar FPI), KH. Cholil Ridwan, Prof. Didin Hafidhuddin, KH. Muhammad Al Khaththath, KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, Ustadz Adnin Armas dan sejumlah ulama dan pimpinan ormas Islam lainnya.

Berikut ini hasil muzarah ulama di Masjid Al Azhar Kamis siang:

Pertama, GMJ dan MPJ mendukung pencalonan dua pasangan muslim yang sudah ada, seperti pasangan Anies Baswedan – Sandiano Uno dan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan pasangannya.

Kedua, GMJ dan MPJ menyerukan umat Islam untuk memilih salah satu pasangan diatas dan tidak golput. Jangan sampai umat Islam salah memilih. Terlebih sampai memilih calon gubernur kafir Ahok.

Ketiga, membentuk tim pengkaji realitas dan ekstabilitas kedua pasangan calon tersebut. Termasuk diusulkan adanya kontrak politik kepada umat.

Keempat, GMJ dan melarang  kepada segenap kaum muslimin dan kedua calon pasangan serta semua pendukungnya untuk tidak melakukan penghinaan dan saling mencaci  kepada kedua calon pasangan tersebut untuk menjaga ukhuwah islamiyah. (desastian/Islampos)

Sumber: islampos.com/September 30, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.200 kali, 1 untuk hari ini)