Disarikan oleh: Ustadz Abu Islama

Sabtu,11 Juni 2016

 Tafsir QS. Al Baqoroh ayat 17-20

Allah subhaanahu wata’ala berfirman :

مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًا فَلَمَّا أَضَاءَتْ مَا حَوْلَهُ ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِي ظُلُمَاتٍ لَا يُبْصِرُونَ

Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.” QS. Al-Baqarah (2:17)

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar),” QS. Al-Baqarah (2:18)

أَوْ كَصَيِّبٍ مِنَ السَّمَاءِ فِيهِ ظُلُمَاتٌ وَرَعْدٌ وَبَرْقٌ يَجْعَلُونَ أَصَابِعَهُمْ فِي آذَانِهِمْ مِنَ الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الْمَوْتِ ۚ وَاللَّهُ مُحِيطٌ بِالْكَافِرِينَ

Atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir.” QS. Al-Baqarah (2:19)

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ ۖ كُلَّمَا أَضَاءَ لَهُمْ مَشَوْا فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُوا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” QS. Al-Baqarah (2:20)

Saudaraku yang dimuliakan Allah ta’ala….

Apa yang akan kita rasakan, jika suatu ketika di rumah kita gelap..tidak ada penerangan..listrik mati..lilin pun tidak punya…? Pastinya kita akan minta kepada orang lain penerangan. Lilin ingin kita nyalakan. Lalu orang lain pun memberikan lilin dan api pun sudah didapat, akhirnya kita segera menyalakan lilin yang ada..teranglah tempat disekitar diri kita..kita pun bisa melihat apa yang ada disekitarnya..ketika sedang menikmati terangnya tempat di sekitar, tiba-tiba Allah mematikan api tersebut dan gelaplah kembali tempat yang ada sampai kita tidak dapat lagi melihat apa-apa yang ada dihadapannya. Kembali gelap dan gelap yang ada di hadapan kita, matapun sulit menembus benda-benda yang ada.

Atau bagaimana perasaan kita, jika suatu ketika turun hujan lebat di depan kita, diiringi dengan kilat dan halilintar menyambar kita…lalu cahaya terangpun mati..keadaan menjadi gelap, sementara hujan,halilintar dan kilat tak henti-hentinya menyambar bumi yang kita tempati…tentunya rasa takut yang luar biasa menghantui kita, meskipun ada secercah cahaya kilat memperlihatkan apa yang ada di hadapan kita. Kita pun berjalan mendekati benda yang kita lihat tadi..tapi saat tak ada kilat, gelap kembali menyapa dan kita pun berhenti berjalan…bahkan telinga kita pun tak ingin mendengar suara halilintar yang dengan kerasnya mengiringi cahaya kilat yang ada…kita pun menutupi telinga kita dengan jari jemari kita..takut kematianpun datang…

Saudaraku…
Subhaanallah…betapa hal ini mengharu birukan jiwa kita semua ketika Allah memberikan perumpamaan keadaan orang-orang munafik? Perumpamaan yang sangat dasyat akan sengsaranya orang-orang munafik dalam kehidupannya…yang kita semua takut termasuk di dalamnya..masuk dalam golongan mereka tanpa disadari oleh kita..sebagaimana sahabat yang mulia hanzhalah radhiyallaahu anhu berkata dengan rasa takutnya ” naafaqo hanzhalah..naafaqo hanzhalah” telah munafik hanzhalah..telah munafiq hanzzalah…lalu ditanya kenapa ya hanzhalah?gerangan apa yang membuatmu mengatakan hal itu? Lalu beliau menjawab; saat aku berada di sisi Rosulullah seakan-akan Surga begitu dekat dengan jiwa ini, nasehat demi nasehat merasuk dalam sanubari yang dalam ini…tapi ketika sudah kembali ke rumah..lalu aku disibukkan dengan dunia..dengan urusan keluarga..maka Surga begitu jauh dari jiwa ini…Subhaanallaah…

Bagaimana dengan kita saudaraku..??? saat kita berada dalam masjid dan majlis ilmu pun yang selalu diingat kita adalah dunia dan dunia..bahkan bisa jadi kita sering menjual atas nama agama..atas nama dakwah..atas nama pendidikan..atas nama manhaj dengan dunia yang itu lebih jelek dari bangkai kambing…Surga jauh dari jiwa kita di dalam majlis ilmu..apalagi saat di rumah-rumah kita…!!! Tidak ada pendidikan Surga di rumah kita..tidak ada kurikulum tarbiyah keluarga kita tentang kecintaan pada Surga dan kebencian dimasukkan ke dalam Neraka…MASIH ADAKAH HANZHALAH DI ZAMAN KITA SAAT INI…?subhaanallah…

Saudaraku…
Inilah keadaan orang-orang yang Allah sebut sebagai MUNAFIQ. Allah menyebutnya :
في ظلمات لا يبصرون
Orang-orang yang berada dalam kegelapan dan mereka tidak melihat apa-apa. Mereka dalam kegelapan jiwanya..kegelapan karena kekafirannya..kegelapan karena kefasikannya..

Allah menyebutnya sebagai orang yang
صم ..
Telinga mereka tuli dari mendengarkan yang haq (kebenaran)…
بكم…
Lisan mereka bisu tidak lagi mengatakan yang haq…
عمي
Mata mereka buta tidak lagi mau melihat yang haq itu haq…yang bathil itu bathil..
لا يرجعون
Jiwa mereka sulit kembali kepada kebenaran…

Saudaraku…coba kita bangun di malam hari ini..ambil air wudhu…matikan lampu ruangan kamar kita…hadapkan wajah kita ke kiblat ucapkan “ALLAAHU AKBAR”..sholat 2 rokaat dengan khusyu’..tataplah hati ini jauh ke depan…Ada Allah yang melihat kita di langit dunia pada 1/3 malam terakhir dalam kehidupan malam ini…minta dan minta kepada Allah..tumpahkan segala beban hidup kita…ceritakan semua persoalan hidup ini..menangislah terus dan terus di hadapan Robbul izzati jalla jalaaluhu….mintalah Surga agar kita memasukinya…Mintalah terus agar kita dijauhkan dari neraka…karena inilah kehidupan yang beruntung..yang sukses sebenarnya..mintalah agar kemunafikan ini bersih dalam jiwa kita..amiin.

Saudaraku…
Inilah pesan dari 4 ayat tersebut di atas, semoga Allah subhaanahu wata’ala menyelamatkan kita dari keadaan yang dialami oleh orang-orang munafik dalam kehidupan kesehariannya..amiin.

abuislama.doc.11062016
www.abuislama.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 750 kali, 1 untuk hari ini)