Panitia pembangunan gereja ilegal yang menjadi pemicu konflik di Aceh Singkil agar segera ditangkap

Pendeta Erde Berutu Penyebar Fitnah agar Ditangkap

ACEH SINGKIL (voa-islam.com)–Juru bicara umat Islam Aceh Singkil, Ustadz Tengku Hambalisyah Sinaga meminta Pemkab Singkil Aceh segera membongkar gereja-gereja ilegal untuk mencegah meluasnya konflik.

Sebagaimana sudah disepakati sesuai dengan berita acara tanggal 12 Oktober 2015, ada sejumlah gereja yang akan segera dibongkar karena tak berizin. Keputusan tersebut telah ditandatangani bersama Muspida Plus/ Forkopimda beserta tokoh-tokoh se-Aceh Singkil.

“Kami tidak sepakat pembongkaran gereja di luar dari nama-nama gereja di bawah ini. Jika gereja dimaksud tidak juga dibongkar, sesuai dengan janji yang telah disepakati, maka umat Islam akan membongkar sendiri,” kata Hambalisyah dalam konferensi persnya bersama tokoh Aceh Singkil pada Sabtu (17/10) pagi.

Berikut ini adalah nama-nama gereja yang harus dibongkar, seperti yang menjadi tuntutan Umat Islam Singkil-Aceh:

GKKPD Desa Sangga Beru Silulusan Kecamatan Gunung Meriah,

GKKPD Desa Pertabas Kecamatan Simpang Kanan,

GKKPD Desa Kuta Tinggi Kecamatan Simpang Kanan,

GKKPD Desa Tuhtuhan Kecamatan Simpang Kanan.

Selanjutnya, GKKPD Desa Dangguran Kecamatan Simpang Kanan,

GKKPD Desa Mandumpang Kecamatan Suro,

GKKPD Desa Siompin Kecamatan Suro,

GMII Desa Siompin Kecamatan Suro,

GKKPD Desa Situbuh Tubuh Kecamatan Danau Paris,

Gereja Katolik Desa Lae Balno Kecamatan Danau Paris.* Reporter: Desastian/JITU (Jurnalis Islam Bersatu) Ahad, 5 Muharram 1437 H / 18 Oktober 2015 10:15 wib

***

Ahad, 5 Muharram 1437 H / 18 Oktober 2015 11:13 wib

Umat Islam Aceh Singkil Minta Polisi Tangkap Pendeta Erde Berutu

ACEH SINGKIL (voa-islam.com)–Umat Islam Singkil mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap Pendeta Erde Berutu yang memfitnah umat Islam membunuh supir tangki seperti yang diberitakan Tempo, tanggal 13 Oktober 2015.

Mereka juga menuntut agar panitia pembangunan gereja ilegal yang menjadi pemicu konflik di Aceh Singkil segera ditangkap.

Umat Islam Aceh Singkil juga menghimbau kepada semua pihak di luar Aceh Singkil agar tidak membuat pernyataan yang menyudutkan umat Islam Aceh Singkil. Apalagi jika tidak mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya.

“Lakukan investigasi terhadap surat perjanjian Bupati dan wakil Bupati Aceh Singkil pertanggal 13 Febuari 2012 dan Surat Edaran GKPPD Dairi Sudikadeng yang provokatif dan melukai umat Islam supaya tidak menjadi fitnah di kemudian hari,” kata Ustadz Hambalisyah Sinaga bersama sejumlah tokoh Islam kepada wartawan, usai rapat koordinasi di Masjid Baiturrahman, Sabtu (17/10) pagi.

Umat Islam Aceh Singkil juga menghimbau kepada semua pihak di luar Aceh Singkil agar tidak membuat pernyataan yang menyudutkan umat Islam Aceh Singkil. Apalagi jika tidak mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya.

Usai memberi pernyataan pers di Masjid Baiturrahman, rombongan tokoh Islam dan sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam FUI Aceh Singkil mendatangi kantor Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, untuk bertemu dengan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Agus Kriswanto dan Kapolda Aceh Irjen (pol) Husein Hamidi untuk menyampaikan pernyataan sikapnya.* Reporter: Desastian/JITU (Jurnalis Islam Bersatu)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.229 kali, 1 untuk hari ini)