• Berita guru-guru yang tertangkap basah

Image Ilustration-teach_83246520834

Ilustrasi : tribunnews.com

Guru sering disebut digugu (dipercaya, diikuti) dan ditiru. Tapi sebagian guru sekarang justru sama sekali tidak pantas digugu dan ditiru, karena akhlaqnya yang bejat. Yakni diduga zina antara guru laki-laki dan guru perempuan.

Perlu diingat, zina itu sangat membahayakan bagi manusia pada umumnya, baik di dunia maupun di akherat. Karena ancaman adzab bukan hanya di akherat, namun di dunia pula.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka ketetapan (adzab) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim dia berkata shahih sanadnya, dan Al-baihaqi, menuru Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib 1859 adalah hasan lighairihi).

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« مَا نَقَضَ قَوْمٌ الْعَهْدَ قَطُّ إِلاَّ كَانَ الْقَتْلُ بَيْنَهُمْ وَلاَ ظَهَرَتِ الْفَاحِشَةُ فِى قَوْمٍ قَطُّ إِلاَّ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْمَوْتَ وَلاَ مَنَعَ قَوْمٌ الزَّكَاةَ إِلاَّ حَبَسَ اللَّهُ عَنْهُمُ الْقَطْرَ ».

Dari Abdullah bin Buraidah dari ayahnya, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Tidaklah suatu kaum merusak janji sama sekali kecuali akan ada pembunuhan di antara mereka. Dan tidaklah perzinaan nampak di suatu kaum kecuali Allah akan menguasakan kematian atas mereka, dan tidaklah suatu kaum menahan zakat kecuali Allah akan menahan hujan dari mereka. (HR Al-Hakim, ia berkata shahih atas syarat Muslim, dan riwayat Al-Baihaqi, menurut Al-Albani shahih lighairihi dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib nomor 2418).

عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يَفْشُ فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَيُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعِقَابٍ

Dari Maimunah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama di antara mereka tidak bermunculan anak hasil zina, jika anak hasil zina telah bermunculan di antara mereka, maka dikawatirkan Allah akan menghukum mereka semua.” (HR Ahmad 25600 sanadnya hasan, menurut Al-Albani hasan lighairi dalam shahih At-Targhib wat-Tarhib no 2400).

Inilah berita guru-guru yang tertangkap basah.

***

Walah, Ngaku Rapat, Lima Pasang Guru Mesum Di Hotel

Beberapa pasang Oknum guru SMA swasta di Bandarlampung, EP ,42, terjaring razia Operasi Pekat saat berada di dalam kamar hotel dengan anak buahnya BS ,32.

Berdalih sedang rapat dua sejoli itu diduga melakukan perbuatan mesum dan langsung diamankan Satuan Shabara Polda Lampung, dan di serahkan ke Departemen Sosial, Kota Bandarlampung, pada Rabu(6/2) sekitar pukul 01.00 WIB, bersama pasangannya.

Pasangan yang yang terjaring dan bukan suami istri tersebut yakni, EW, 23, warga jalan Banten, Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, sekamar dengan CA, 45, warga Desa Suradita, Griya Serpong Asri Blok R nomor I, Cisauk, Tangerang,  Banten.

JS, 42, warga jalan Selagai, Iring Mulyo, Metro Timur, Kota Metro, sekamar dengan seorang mahasiswi AW, 20, warga Kresno Widodo, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

S,21, warga Kibang Budi Jaya, Lambu Kibang, Tulang Bawang Barat, sekamar dengan FK, 21, warga Gading Rejo, kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

PH,23, warga Umbul Sepang Natar Lampung Selatan, sekamar dengan M,40, warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Kelima Pasangan itu diamankan di dua hotel yakni diwilayah Bandarlampung dan wilayah Natar.

Dalam pemeriksaan salah seorang pria yang terjaring razia yakni, Citra Al-Amin, mencoba membalas foto wartawan dengan kamera yang dibawanya dan sempat terjadi bersitegang dengan anggota Sabhara.

Sementara itu, oknum guru yang kepergok mesum dengan pasangannya menyatakan, dia di dalam kamar itu sedang melakukan rapat. Namun, tiba-tiba saja polisi  datang dan memeriksa kamar serta menyakan kartu identitasnya bersama teman rapatnya yang tidak membawa KTP.

Kabag Ops Shabara, AKBP. Jhonson mengatakan, operasi penyakit masyarakat (Pekat) 2013  ini, akan dilakukan selama 20 hari ke depan – hingga tanggal 24 mendatang –  dengan target prostitusi, premanisme, sajam (senjata tajam), dan miras. “Sebagai upaya untuk menekan angka kejahatan dan juga untuk membuat efek jera terhadap para pelakunya,” kata Jhonson.

Operasi Pekat, diarahkan ke lokasi yang dianggap sebagai rawan perbuatan mesum, seperti hotel dan salon plus-plus.

Dalam oprasi yang mengerahkan puluhan personel, menyebar di beberapa titik diwilayah Bandarlampung dan Natar.

Petugas mengamankan pasangan yang diduga adalah pasangan pasangan yang tengah berada dalam satu kamar dan tidak bisa menunjukan surat akte nikah, atau identitas yang setara .

Setelah diperiksa pihaknya akan segera menyerahkan ke Departemen Sosial, Kota Bandarlampung untuk dibina agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi, ungkap Jhonson.

Itoday.Co.Id Thursday, 07 February 2013 01:02 Rully/ itoday-

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.325 kali, 1 untuk hari ini)