Innaa Lillaahi.. Pakar Fiqih Perbandingan Mazhab Prof. Dr. Huzaemah Tahido Yanggo Telah Wafat

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun…

 

Baru saja wafat Prof. Dr. Huzaemah Tahido Yanggo. Anggota Dewan Fatwa MUI, pakar Fiqh Perbandingan Mazhab, Rektor Institut Ilmu Qur’an (IIQ). Beliau Perempuan pertama Indonesia yang mendapat gelar doktor dari Universitas Al-Azhar. 

 

Kabar duka ini disampaikan Tokoh NU Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir.

 

Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo meninggal dunia dalam usia 74 tahun setelah berjuang melawan Covid-19.

 

“Kabar duka: Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo wafat dlm usia 74 th karena Covid. Rektor Institut Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta,” tulis Gus Nadir di akun twitternya pagi ini, Jumat 23 Juli 2021.

 

Gus Nadir menyebut jika almarhumah merupakan pakar fiqh perbandingan mazhab, juga merupakan perempuan Indonesia pertama yang mendapat gelar doktor dari Univ al-Azhar Cairo.

 

“Pakar fiqh perbandingan mazhab, perempuan Indonesia pertama yang mendapat gelar doktor dari Univ al-Azhar Cairo. Lahal Fatihah,” sambungnya.

 

Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo dilahirkan di Donggola, Sulawesi Tengah pada 30 Disember 1946. Sejak tahun 2014 sebagai Rektor IIQ Jakarta.

 

اللهم اغفر لها وارحمها وعافها واعف عنها

 

Kabar duka: Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo wafat dlm usia 74 th karena Covid. Rektor Institut Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta dan pakar fiqh perbandingan mazhab, perempuan Indonesia pertama yang mendapat gelar doktor dari Univ al-Azhar Cairo

Lahal Fatihah 🙏😰#KhazanahGNH

— Khazanah GNH (@na_dirs) July 22, 2021

 

[PORTAL-ISLAM.ID] Jumat, 23 Juli 2021 BERITA NASIONAL, KABAR UMAT

***

Beliau selain di IIQ, UIN, dan MUI, aktif juga mengajar di berbagai perguruan tinggi Islam. Di antaranya di Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Jakarta dan Pascasarjana UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta) beliau mengajar kitab Bidayatul Mujtahid – Ibnu Rusyd.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 79 kali, 1 untuk hari ini)