Bandung (SI Online) – Innalillahi wa innailaihi rajiuun. Indonesia patut berduka dan bertobat. Pasalnya , kKasus HIV/AIDS yang terjadi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan kasus HIV/AIDS bisa disebut seperti fenomena gunung es, dimana yang tercatat jauh lebih sedikit dari kasus yang sebenarnya.

Dan penyebarannya di Indonesia merupakan yang tercepat di Asia serta tidak mengenal batas wilayah.

Menurut Asisten Kesra Provinsi Jawa Barat, A Hadadi, saat membuka acara Lomba Rap 2014 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat di MTC, Sabtu (1/10), dari data Kemenkes, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS sejak 1987 hingga Juni 2014 di Indonesia sebanyak 198.584 orang, dimana kasus HIV sebanyak 142.961 orang dan AIDS 55.623 orang.

Sedangkan dari Januari sampai dengan Juni 2014, diwilayah Jabar jumlah infeksi baru HIV yang dilaporkan sebanyak 15.623 orang dan kasus AIDS 1.700 orang.

Sementara jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS sejak 1987 sampai dengan Juni 2014 di Jawa Barat sebanyak 16.206 orang.

“Di Jawa Barat jumlah penderita HIV sebanyak 12.049 orang dan penderita AIDS sebanyak 4.157 orang,” ungkapnya.

red: abu faza
sumber: Tribunnews.com/ si online, Minggu, 02/11/2014 09:50:15

***

…لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا…

…Tidaklah kekejian (mesum) menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un (wabah pes) dan penyakit-penyakit yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka….(HR Ibnu Majah nomor 4009, lafal baginya, dan riwayat Al-Bazar dan Al-Baihaqi, shahih lighoirihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib hadits nomor 1761).

(Dibaca 296 kali, 1 untuk hari ini)