Lombok Utara – Ahad, 5 Agustus 2018 waktu Isya itu rupanya jadi shalat terakhir Ny Halimah. Gempa dahsyat skala 7 SR meruntuhkan atap rumahnya, menimbun nenek solehah. Warga Desa Karang Dese, Kec Tanjung, Lombok Utara, itupun wafat. Innalillahi….

Ny Halimah adalah nenek dari Abdul Aziz Ibrahim, mahasiswa semester VI Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) M Natsir, Tambun, Jawa Barat.

Menurut Direktur Pesantren Mahasiswa STID M Natsir, Ustadz Imam Taufik, selain Ibrahim ada beberapa mahasiswanya asal NTB. Baik dari Lombok Barat, tengah, Timur, maupun Lombok Utara.

“Tak lama setelah gempa besar Lombok Minggu petang, kami kumpulkan semua mahasiswa asal NTB. Mereka kami fasilitasi untuk menghubungi keluarga masing-masing,’’ ungkap Taufik.

Setelah berhasil berkomunikasi, para mahasiswa berdoa dalam syahdu kesedihan. Ada yang neneknya gugur, keluarganya mengungsi ke bukit, dan rata-rata rumah mereka hancur lebur.

‘’Rumah keluarga mahasiswa Sarniman, Ritajib, serta Dosen STID Ustadz Madeni dan Syuhaidi, hancur total. Rata dengan tanah,’’ ungkap Taufik.

Hingga masa tanggap darurat gempa Lombok, STID M Natsir memberikan fasilitas komunikasi bagi para mahasiswa asal ‘’Pulau Seribu Mesjid’’. Baik sambungan kantor maupun privat.

Bekerjasama dengan Posko LAZNAS Dewan Dakwah, kampus pengkaderan da’i pedalaman Dewan Dakwah itu berupaya memberikan informasi perkembangan terkini dari lokasi.

Beroperasi sejak 1 Agustus 2018, posko utama LAZNAS Dewan Dakwah berada di Pondok Pesantren Baabul Mujahidin di Dusun Bayan Barat, Desa Bayan Beleq, Kec Bayan, Kab Lombok Utara.

Program posko meliputi: Inventarisasi dan pengamanan Masjid, Penyelenggaraan Dapur Umum, Dropping Tandon dan Air Bersih, Layanan Kesehatan, Distribusi paket makanan siap santap, Trauma Healing berbasis spiritual, dan penyelenggaraan Sekolah Hatiku Senang untuk anak-anak pengungsi.

‘’Sesuai kemampuan kami, program-program tersebut diprioritaskan untuk warga Desa Bayan Beleq, Senaru, dan Desa Mumbul Sari di Kec Bayan. Ratusan keluarga dari dusun-dusun di desa itu mengungsi di tempat tinggi dan menjauhi bangunan. Gempa susulan terus terjadi,’’ papar Agung.

Tim Laznas Dewan Dakwah terus mendampingi warga dan melayani kebutuhannya. Posko akan diperkuat dengan Tim kedua yang segera berangkat ke lokasi.

Untuk ringankan derita saudara-saudara di Lombok Utara, silakan transfer donasi Anda melalui rekening: Bank Muamalat Indonesia 3580080008 atas nama Lazis Dewan Da’wah; Bank BCA 342 304 8855 atas nama Dewan Da’wah.

Tolong tambahkan infak Rp 172 sebagai kode donasi, misalnya Rp 1.000.172.

Konfirmasi donasi, silakan ke 0858 8282 4343 (WA/SMS).

Untuk informasi program, silakan ke Agung Gumelar (087880007521) atau Nurbowo (081286997472).

Sumber : http://suara-islam.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 257 kali, 1 untuk hari ini)